Home KOTA KOTA MANADO Reklamasi Pantai dan Langkah Politis Dibalik Revisi Perda RTRW Manado

Reklamasi Pantai dan Langkah Politis Dibalik Revisi Perda RTRW Manado

Komentar Dinonaktifkan pada Reklamasi Pantai dan Langkah Politis Dibalik Revisi Perda RTRW Manado
0
1,524

MANADO, Revisi Peraturan Daerah Rencana Tata Ruang Wilayah (Perda RTRW) Kota Manado tahun 2014 – 2034 nomor 1 tahun 2014 hampir rampung di Provinsi dan selanjutnya akan konsultasi ke Kementerian Agraria dan Tata Ruang Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN).

CELEBES NEWSBerita Terbaru, Revisi Peraturan Daerah Rencana Tata Ruang Wilayah (Perda RTRW) Kota Manado tahun 2014 – 2034 nomor 1 tahun 2014 hampir rampung di Provinsi Sulut. Selanjutnya, akan konsultasi ke Kementerian Agraria dan Tata Ruang Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN). Informasi ini diperoleh Celebesnews dari pejabat di lingkungan Pemkot Manado dan Pemprov Sulut.

Informasi yang tak kalah menariknya, revisi Perda RTRW ini membuka peluang kembali dilakukannya reklamasi pantai Manado karena investasi salah satu negara raksasa ekonomi di Asia. Tercium juga aroma politis untuk direvisinya Perda RTRW kota Manado ini.

“Revisi Perda RTRW kota Manado tahun 2014 – 2034 nomor 1 tahun 2014 ini lebih erat terkait akan kembali di izinkannya reklamasi di pantai Manado. Kali ini reklamasi akan dilakukan mulai dari belakang kawasan Marina Plaza hingga pantai Boulevard 2, tepatnya di wilayah Manado Utara. Ini terkait rencana investasi sebuah negara raksasa ekonomi di daratan Asia di Manado. Ini program pemerintah pusat, nilainya triliunan rupiah,” ungkap Sumber yang minta namanya tak disebut, belum lama ini.

Untuk di revisinya Perda RTRW ini, ada langkah politis terkait Pilgub Sulut tahun 2020 dan sebuah jabatan tertinggi di Pemkot Manado, kata Sumber tanpa merincinya.

“Kita tau, di zaman Gubernur Sarundajang, reklamasi pantai sudah tidak diperbolehkan. Tapi saat ini, ada investasi dengan nilai triliunan rupiah yang masuk ke Indonesia. Investor memilih wilayah Sulawesi Utara, salah satunya kota Manado. Investor dari negara di kawasan Asia juga,” beber Sumber lagi.

Wilayah Manado Utara akan disulap menjadi kawasan elite oleh sejumlah investor bonafit. Para investor akan membangun kota baru di pesisir pantai Manado Utara, seluas  200 hektare. Nilai investasi di kawasan itu diperkirakan triliunan rupiah. Ada enam perusahaan yang menyatakan kesiapan untuk berinvestasi di pesisir pantai Manado Utara, yakni PT Lumba-lumba Utara, PT Manado Sindulang Indah, PT Berkat Bersama Manado, PT Mutiara Teluk Manado, PT Karangria Perkasa, PT Manguni Jaya Perkasa.

Pada Maret lalu, di sebuah hotel ternama di kota Manado, para Investor ini pun sudah mempersentasikan konsep ‘Kota Baru’ di hadapan sejumlah pejabat eselon II Pemprov Sulut, antara lain Kepala Bappeda Ricky Toemandoek, Kepala Biro Perekonomian Frangky Manumpil, Kepala Dinas Lingkungam Hidup Marly Gumalag, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP) Hendrik Kadjili, Kepala Dinas Keluatan dan Perikanan Ronald Sorongan serta sejumlah petinggi PT Membangun Sulut Hebat (MSH).

Sementara itu, Ketua Pansus Perda RTRW di DPRD Kota Manado, Hengky Kawalo saat di konfirmasi hanya bungkam.

Jawaban singkat Kadis PUPR Kota Manado, Peter K.B. Assa, ST, M.Sc, Ph.D memberi angin segar tentang keberadaan revisi Perda RTRW. “So mo amper kelar di Provinsi. Mudah-mudahan minggu depan so mo konsultasi ke kementerian ATR (red : Sudah mau hampir selesai di Provinsi. Mudah-mudahan minggu depan sudah akan konsultasi ke Kementeriam ATR),” jelas Assa beberapa pekan lalu melalui nomor WhatsApp nya.

Assa meminta untuk mengkonfirmasi ke Pemerintah Provinsi Sulut saat ditanya terkait rencana reklamasi dari pantai belakang Marina Plaza hingga ke Karangria. “Musti tanya ke Provinsi itu Sob,” jawab Assa singkat.

Tampaknya, revisi ini akan memberi peluang reklamasi pantai juga oleh pengembang Monaco Bay milik Lippo grup. Pembangunan Monaco Bay sempat tersendat karena terganjal izin reklamasi pantai. [Celebesnews.id]

Penulis : Simon Siagian

Comments are closed.

Check Also

Olly Dondokambey Terima Investasi Rp 2 Triliun, Sulut Akan Miliki Disneyland

MANADO, Provinsi Sulawesi Utara dalam waktu dekat dipastikan akan memiliki lokasi wisata k…