Home CAKRAWALA HUKUM IMM Bantah Kadernya Lakukan Pencemaran Nama Baik Terhadap Mentan Amran

IMM Bantah Kadernya Lakukan Pencemaran Nama Baik Terhadap Mentan Amran

Komentar Dinonaktifkan pada IMM Bantah Kadernya Lakukan Pencemaran Nama Baik Terhadap Mentan Amran
0
52

JAKARTA, Ketua Umum DPP IMM, Ali Muthohirin membantah kadernya terlibat dalam kasus tersebut. Dalam kasus tersebut, menurut Ali, Andi Maghfuri, hanya meretweet berita dari situs Piyungan Cyber.

CELEBES NEWSBerita Terbaru, Polda Metro Jaya menetapkan Andi Maghfuri, 24 tahun, yang juga merupakan kader Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) sebagai tersangka kasus pencemaran nama baik terhadap Menteri Pertanian, Amran Sulaiman.

Ketua Umum DPP IMM, Ali Muthohirin membantah kadernya terlibat dalam kasus tersebut. Dalam kasus tersebut, menurut Ali, Andi, hanya meretweet berita dari situs Piyungan Cyber.

“Sebenarnya adalah web Piyungan Cyber inilah yang jadi penyebab utamanya karena tweet yang dilakukan kader kami ini sebenarnya ingin menjelaskan bahwa Andi Maghfuri ini tidak terlibat dalam web itu. Namanya dicatut mem-publish itu terkait hubungan itu yang tertera dalam web,” kata Ali saat jumpa pers di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Rabu (13/6/2018).

“Maksud hati kader kami ini ingin menjelaskan posisi dirinya inilah yang kemudian jadi masalah tersendiri. Tanpa disadari, tanpa tujuan ingin menjatuhkan siapapun. Sekali lagi tanpa ada niat sama sekali,” lanjut dia.

Ali mengatakan telah menggali informasi dari Andi Maghfuri. Dari sana ia kemudian meyakini kadernya tak terlibat dalam kasus itu.

“Sampai hari ini pun sama saya sebagai Ketua DPP IMM meyakini bahwa tidak ada itikad jelek sama sekali dari kader kami untuk menjatuhkan siapapun termasuk menjatuhkan bapak menteri itu,” ujar dia.

Pihaknya menyerahkan kasus ini ke kepolisian untuk diusut. DPP IMM juga telah menyiapkan kuasa hukum.

Pihaknya meminta kepolisian mengusut siapa dalam di balik kasus ini, khususnya siapa pihak yang menyebarkan berita soal Menteri Pertanian tersebut.

“Siapa dalang sesungguhnya yang menyebarkan berita ini yang ada di web yang tertera dan beredar selama ini itu sehingga tahu siapa sebenarnya aktornya. Siapa yang membuat web yang berisi tentang hubungan bapak menteri ini,” ujarnya.

Ali juga meminta maaf kepada Amran Sulaiman atas kasus ini. “Atas nama Andi Maghfuri, atas nama adik kita, saya pribadi mengucapkan permohonan maaf kepada bapak menteri kalau itu menyinggung bahkan kemudian merusak citra nama beliau,” pungkasnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Majelis Hukum dan HAM Pengurus Pusat (PP) Muhammadiyah Maneger Nasution melalui keterangan tertulis, mengatakan, PP Muhammadiyah siap memberikan bantuan hukum terhadap kader Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) berinisial AM lantaran dianggap melanggar Undang-Undang tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

“Muhammadiyah melalui Majelis Hukum dan HAM akan memberikan bantuan hukum dan non-hukum kepada kader IMM tersebut (AM),” kata Maneger, Rabu (13/6/2018).

Maneger meminta polisi bisa membuktikan dasar hukum perihal penangkapan AM. Sebab, menurutnya polisi kini belum memberikan keterangan resmi mengenai duduk perkara atas penangkapan AM pada Senin (11/6/2018) malam.

Dia juga berharap tak ada muatan politik terkait kasus penangkapan AM yang masih berstatus sebagai mahasiswa di Universitas Muhammadiyah Purworejo (UMP), Jawa Tengah.

“Polisi pun harus bisa membuktikan tuduhan serius terhadap yang bersangkutan, melanggar UU ITE pasal berapa? Terkait tuduhan terkait HTI, suatu tuduhan yang berlebihan, bukankah HTI sudah dibubarkan? Polisi dalam penanganan kasus tersebut tidak boleh tunduk pada intervensi dari pihak mana pun,” katanya. [Celebesnews.id]

Penulis: Ralian

Comments are closed.

Check Also

Dua Terduga Teroris Ingin Meledakan Diri di Pilkada Jabar Tewas Ditembak Densus 88

BOGOR, Dua terduga teroris tewas ditembak pada saat ditagkap melakukan perlawanan dan meny…