Home CAKRAWALA EKONOMI MA akan Lantik Perry Warjiyo Jabat Gubernur BI

MA akan Lantik Perry Warjiyo Jabat Gubernur BI

Komentar Dinonaktifkan pada MA akan Lantik Perry Warjiyo Jabat Gubernur BI
0
103

JAKARTA, Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo akan berupaya menguatkan rupiah. sepeninggal Agus Martowardoyo, diangkat menjadi gubernur BI pada Mei 2013 saat kurs USD di posisi Rp 9.700. Sedangkan saat ini nilai tukar USD sudah mencapai Rp 14.200. Dinilai dengan naiknya dolar AS terhadap rupiah menjadi catatan tersendiri.

CELEBES NEWSBerita Terbaru, Mahkamah Agung akan melantik Perry Warjiyo sebagai Gubernur Bank Indonesia periode 2018-2023 menggantikan Agus Martowardojo.

Rencananya pelantikan berlangsung pada hari ini, Kamis (24/5/2018) di Gedung MA, Jalan Merdeka Utara Jakarta Pusat pukul 10.00 WIB.

Pelantikan ini setelah Komisi XI DPR RI meloloskan Perry Warjiyo dalam uji kepatutan dan kelayakan (fit and proper test) Gubernur BI periode 2018-2023.

Perry Warjiyo sediri merupakan calon tunggal yang diajukan Presiden Joko Widodo kepada DPR RI untuk menjadi Gubernur BI.

Perry Warjiyo sebelumnya menjabat sebagai Deputi Gubernur BI. Ia telah 34 tahun berkarya di Bank Indonesia.

Jebolan Sarjana Ekonomi Universitas Gadjah Mada 1982 itu meraih gelar Master dan PhD di bidang Moneter dan Keuangan Internasional dari Iowa State University, Amerika Serikat masing-masing pada 1989 dan 1991.

Perry juga sempat menjabat sebagai Asisten Gubernur BI untuk perumusan kebijakan moneter, makroprudensial dan internasional.

Jabatan tersebut diemban setelah menjadi Direktur Eksekutif Departemen Riset Ekonomi dan Kebijakan Moneter.

Sebelum kembali ke BI pada 2009, Perry pernah berkarir dan menduduki posisi penting selama dua tahun sebagai Direktur Eksekutif di International Monetary Fund (IMF) mewakili 13 negara anggota yang tergabung dalam South-East Asia Voting Group.

Sementara itu, Anggota Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun memberikan catatan kritis bagi kinerja Gubernur BI Agus Martowardojo.

Agus akan mengakhiri jabatannya sebagai orang nomor satu di bank sentral, Selasa (23/52018), setelah lima tahun menjabat.

Misbakhun mengatakan, Agus diangkat menjadi gubernur BI pada Mei 2013 saat kurs USD di posisi Rp 9.700. Sedangkan saat ini nilai tukar USD sudah mencapai Rp 14.200.

Menurut Misbakhun, perjalanan rupiah selama lima tahun BI di bawah kepemimpinan Agus telah menjadi catatan tersendiri.

“Alhamdulillah, Bapak Agus mewariskan legacy kepada kita nilai tukar USD di angka Rp 14.200 dan ini akan dicatat oleh bangsa dan negara kita,” kata Misbakhun dalam rapat kerja Komisi XI DPR dengan Bank Indonesia (BI) Selasa (22/5/2018). [Celebesnews.id]

Penulis: Ralian

Comments are closed.

Check Also

Presiden: Pemerintah akan Menaikan Gaji PNS dan Pensiunan Sebesar 5 Persen

JAKARTA, “Pada tahun 2019 pemerintah akan menaikkan gaji pokok dan pensiun pokok bag…