Home CAKRAWALA Pelaksanaan UU Perlindungan Anak Masih Lemah

Pelaksanaan UU Perlindungan Anak Masih Lemah

Komentar Dinonaktifkan pada Pelaksanaan UU Perlindungan Anak Masih Lemah
0
45

JAKARTA – Pelibatan anak-anak dalam aksi bom bunuh diri di Surabaya, sangatlah memprihatinkan, dan meresahkan. Menurut Ketua DPR RI Bambang Soesatyo muncul kesan bahwa negara belum maksimal atau masih lemah melaksanakan Undang-Undang (UU) No. 35 tahun 2014 tentang Perlindungan Anak.

CELEBES NEWSBerita Terbaru, “Pelaksanaan UU Perlindungan Anak tersebut masih lemah. Bayangkan, dalam pemeliharaan dan pendampingan orang tua sekalipun, anak-anak itu tak terlindungi. Tak ada yang bisa mencegah niat dan rencana orang tua merenggut nyawa dan merampas hak hidup mereka. Juga negara, melalui pemerintah daerah setempat, tidak berbuat apa-apa ketika anak-anak itu tidak diizinkan bersekolah oleh orang tua mereka, dan akhirnya dicekoki nilai-nilai dan ajaran yang sesat,” kata Bambang  dalam pernyataan resminya, yang diterima Minggu  (20/5/2018) sore.

Menurut politisi Partai Golkar tersebut, pelibatan anak dalam kasus bom bunuh diri di Surabaya itu menjadi fakta yang menjelaskan bahwa masih ada kelemahan atau kesalahan negara dalam melindungi anak-anak.

Padahal, penyebaran dan penyusupan pandangan atau benih-benih radikalisme yang menyasar remaja dan anak bukan fenomena baru. Dalam beberapa tahun belakangan ini, kegiatan menyusupkan pandangan radikalisme itu bahkan sudah dilakukan secara terbuka melalui materi yang disisipkan pada buku pelajaran.

“Kasus penyisipan pandangan sesat terhadap anak-anak usia belajar itu sudah beberapa kali ditemukan dan diungkap. Sayangnya, Merespons fenomena yang tidak baru ini, negara selama ini terkesan minimalis,” tandas pria yang akrab dipanggil Bamsoet tersebut. [Celebesnews.id]

Penulis : Hartono

Comments are closed.

Check Also

Seusai Asian Games, Wagub DKI Mengusulkan Wisma Atlet Jadi Rusun

JAKARTA, Wisma Atlet dibangun di atas lahan seluas 10,6 hektar dan memakan anggaran sebesa…