Home CAKRAWALA HUKUM KPK: Korupsi Bupati Kebumen Melibatkan Korporasi

KPK: Korupsi Bupati Kebumen Melibatkan Korporasi

Komentar Dinonaktifkan pada KPK: Korupsi Bupati Kebumen Melibatkan Korporasi
0
90

JAKARTA, Bupati Kebumen Mohammad Yahya Fuad menerima suap dan gratifikasi terkait sejumlah proyek yang menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2016. KPK menduga nilai suap dalam kasus tersebut Rp 2,3 miliar.

CELEBES NEWSBerita Terbaru, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menelusuri dugaan keterlibatan korporasi terkait hasil tindak pidana korupsi dalam kasus yang melibatkan Bupati Kebumen Mohammad Yahya Fuad (MYF). Dalam kasus ini, Fuad telah menjadi tersangka karena diduga menerima suap dan gratifikasi terkait sejumlah proyek yang menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2016.

“Dari fakta-fakat dipenyidikan yang mengemuka, diduga terdapat pengelolaan sejumlah uang yang melibatkan korporasi yang terkait dengan tersangka,” Kata Kepala Biro Humas KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi, Jumat (18/5/2018).

Korporasi tersebut diduga menampung dan menyamarkan uang hasil korupsi yang dilakukan Mohamad Yahya Fuad. Namun sayang Febri masih belum mau menjelaskan lebih detail kasus tersebut.

“Jika tidak ada perubahan kondisi, siang ini akan disampaikan dugaan TPPU yang dilakukan korporasi tersebut. Yang jelas ini kasus TPPU pertama dengan tersangka korporasi,” kata dia.

KPK menetapkan Bupati Kebumen sebagai tersangka kasus dugaan suap terkait izin proyek di Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga di Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah. KPK menduga nilai suap dalam kasus tersebut Rp 2,3 miliar.

Selain itu, KPK menjerat tim sukses Yahya, berinisial HA (Hojin Anshori) dan Komisaris PT KAK berinisial KML (Khayub Muhamad Lutfi) selaku tersangka kasus yang sama.

Penetapan tersangka ini merupakan hasil pengembangan perkara operasi tangkap tangan (OTT) pada pertengahan Oktober 2017 di Jawa Tengah.

KPK menduga Yahya bersama-sama HA menerima hadiah atau janji yang diduga berkaitan dengan pengadaan barang dan jasa di wilayah Kebumen.

Yahya dan HA juga diduga menerima gratifikasi yang berhubungan dengan jabatannya.

KPK juga telah memperpanjang masa penahanan terhadap Fuad selama 30 hari ke depan. “Hari ini Kamis, dilakukan perpanjangan penahanan yang kedua selama 30 hari dimulai tanggal 20 Mei 2018 sampai 18 Juni 2018 untuk tersangka MYF (Bupati Kebumen, Mohammad Yahya),” ujar Febri. [celebesnews.id]

Penulis: Ralian

Comments are closed.

Check Also

Kapolri Berharap Kabareskrim Baru Dapat Membuat Gebrakan Baru

JAKARTA, Penanganan SDM di tubuh Polri selama Irjen Arief Sulistyanto semakin lebih baik, …