Home CAKRAWALA GTI Sulut Desak Kejari Tangkap Tersangka Korupsi di DLH Manado

GTI Sulut Desak Kejari Tangkap Tersangka Korupsi di DLH Manado

Komentar Dinonaktifkan pada GTI Sulut Desak Kejari Tangkap Tersangka Korupsi di DLH Manado
0
571

MANADO, Garda Tipidkor Indonesia (GTI) Provinsi Sulawesi Utara mendesak Kejaksaan Negeri Manado untuk menangkap Tersangka tindak pidana korupsi di Dinas Lingkungan Hidup Kota Manado.

CELEBES NEWSBerita Terbaru, Dugaan tindak pidana korupsi terjadi di Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Manado. Sebanyak 5 orang, yang terdiri dari 4 ASN di Pemkot Manado dan 1 pihak rekanan dijadikan tersangka pada Selasa (03/04/2018) lalu.

Namun, ke 5 tersangka, yakni YBW dan SJAL dari DLH, 3 orang dari Pokja ULP Pemkot Manado, yakni NT, BML, JAS serta 1 pihak rekanan, yakni RAS yang terindikasi merugikan negara sebesar Rp 357.161.223 hingga kini masih menghirup udara bebas.

Perlakuan yang tak lazim bagi pelaku korupsi ini mendapat perhatian khusus Garda Tipidkor Indonesia (GTI) Provinsi Sulawesi Utara.

Pembina GTI Sulut, Berty Lumempouw ke Celebesnews secara tegas meminta pihak Kejaksaan Negeri Manado segera menahan TSK kasus korupsi yang melibatkan pejabat eselon II di Pemkot Manado. “Tegas Saya meminta agar pihak Kejari Manado segera menahan para tersangka kasus korupsi di Pemkot Manado yang telah merugikan negara sebesar Rp 357.161.223. Apalagi Kepala Dinasnya ikut sebagai tersangka. Rekanan juga sudah berstatus tersangka. Sudah lebih satu bulan dijadikan tersangka, tapi pihak Kejari Manado belum menahan para tersangka, ada apa ini?,” tegas Lumempouw.

Ia mengungkapkan, dalam waktu dekat pihaknya akan segera menggelar aksi demonstrasi damai di Kantor Wali kota Manado dan Kejari Manado. “Dalam waktu dekat, Kami akan menggelar aksi demonstrasi di kantor Pemkot Manado dan Kejari Manado untuk mempertanyakan kejelasannya. Jangan ada main mata antara tersangka dan Kejari Manado. Kami sudah mencium adanya lobi-lobi dari pihak tersangka ke Kejari Manado. Kami awasi terus,” tegas Lumempouw.

Lumempouw juga meminta agar Wali kota dan Wakil Wali kota Manado tidak mendiamkan pelanggaran hukum yang sudah dilakukan bawahannya. “Adanya pejabat eselon 2 yang menyandang status Tersangka kasus korupsi, sudah seharusnya Wali kota dan Wakil Wali kota Manado memberi perhatian khusus. Belum lagi 4 ASN lainnya yang sudah dinyatakan Tersangka kasus korupsi. Untuk rekanan, sebaiknya dimasukan ke daftar hitam danbtidak diberikan pekerjaan lagi di lingkungan Pemkot Manado. Percuma Pak Wali kota mempunyai segudang program dalam rangka mensejahterakan masyarakatnya, namun di lain pihak masih ada pejabat-pejabat yang nakal, yang berani melakukan penyimpangan,” tegas Lumempouw lagi.

Menurut Lumempouw, jika terjadi pembiaran dari pimpinan, akan menjadi preseden buruk buat kepemimpinan GSV-Mor. “Bisa dikatakan ini bagian dari kegagalan Pemerintahan yang tidak bisa mewujudkan Pemerintahan yang bersih dan bebas dari KKN. Pejabat yang sudah menyandang status tersangka sebaiknya di non aktifkan dari jabatannya. Begitu juga dengan tersangka lainnya, di non aktifkan sementara dan tidak lagi ditempatkan di instansinya sekarang hingga adanya keputusan hukum yang mengikat. Ini untuk mencegah terjadinya perbuatan yang sama dan juga penghilangan barang bukti. UU ASN juga sudah mengatur terkait ASN yang berstatus tersangka,” ujar Lumempouw. [Celebesnews.id]

Penulis : Simon Siagian

Comments are closed.

Check Also

Kutuk Tindakan Represif Polisi di Jakarta, HMI MPO Manado Demo Mapolda Sulut

MANADO – Puluhan massa dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Majelis Penyelamat Organi…