Home CAKRAWALA BNPT Dukung Pembentukan Koopsusgab TNI

BNPT Dukung Pembentukan Koopsusgab TNI

Komentar Dinonaktifkan pada BNPT Dukung Pembentukan Koopsusgab TNI
0
123

JAKARTA, “Jadi ini harus kita dukung dong, sangat luar biasa itu,” ujarnya Kepala BNPT Suhardi Alius. 

CELEBES NEWSBerita Terbaru, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Suhardi Alius belum mengetahui jika Komando Operasi Khusus Gabungan (koopssusgab) TNI dihidupkan kembali, maka Koopssusgab berada di bawah komando BNPT. Meski begitu, Suhardi menyambut baik dihidupkan kembali Koopssusgab TNI.

“Saya formatnya saja belum tahu. Saya tanyakan ke Menkopolhukam juga belum tahu,” ujarnya di Istana Negara, Jumat (18/5/2018).

Menurutnya BNPT dalam hal ini memang melakukan koordinasi kepada semua Kementerian dan Lembaga (K/L) termasuk Kepolisian, TNI dan Badan Intelejen Negara (BIN). Semua K/L ini kemudian dikoordinasikan agar penyebaran paham radikalisme tidak meluas dan bisa diredam.

Sehingga apa yang dilakukan BNPT bukan hanya penyelesaian di hilir tapi lebih pada penanggulangan di hulu. Namun, Suhardi menyambut baik pemerintah memang mengaktifan kembali Koopsusgab TNI tersebut.

“Jadi ini harus kita dukung dong, sangat luar biasa itu,” ujarnya.

Ia menegaskan, BNPT pun mendukung upaya apapun yang dilakukan pemerintah untuk memerangi terorisme di Tanah Air.

Presiden Joko Widodo mengatakan, pembentukan Koopssusgab TNI akan terlibat menanggulangi terorisme apabila di luar kapasitas Polri.

“Proses membentuk Komando Pasukan Khusus gabungan yang berasal dari Kopassus, Marinir Paskhas dalam rangka beri rasa aman pada rakyat, tapi dengan catatan itu dilakukan apabila situasi sudah di luar kapasitas Polri,” jelas Presiden Jokowi dalam acara buka puasa bersama menteri dan pimpinan lembaga di Istana Negara, Jakarta Pusat, Jumat (18/5/2018).

Menurutnya, saat ini penting untuk mengedepankan tindakan pencegahan ketimbang penindakan aksi terorisme.

“Langkah preventif paling baik adalah bagaimana kita semuanya membersihkan lembaga pendidikan dari TK, SD, SMP, SMA, perguruan tinggi, dan ruang publik di tempat umum dari ajaran ideologi yang sesat, yaitu terorisme,” ujar Jokowi. [Celebesnews.id]

Penulis: Ralian

Comments are closed.

Check Also

Kubu Prabowo-Sandi Usul Debat Tanpa Dihadiri Pendukung

JAKARTA – Kubu pengusung pasangan calon (paslon) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno mengu…