Home CAKRAWALA Warga Blokade Jalan Masuk Terminal Bandara Timika

Warga Blokade Jalan Masuk Terminal Bandara Timika

Komentar Dinonaktifkan pada Warga Blokade Jalan Masuk Terminal Bandara Timika
0
140

TIMIKA – Sebanyak 20-an warga memblokade jalan yang merupakan akses utama menuju terminal baru Bandara Mozes Kilangin Timika, Kabupaten Mimika, Provinsi Papua, Kamis sejak pukul 07.00 WIT.

CELEBES NEWSBerita Terbaru, Pihak kepolisian dari Polsek Bandara Mozes Kilangin langsung mendatangi warga dan meminta agar blokade segera dibuka sebab hal tersebut telah menggangu ketertiban umum, mengingat akses penerbangan perintis melalui terminal baru.

Kapolsek Bandara Mozes Kilangin Iptu Robert T kepada warga meminta agar memberikan waktu kepada pihak kepolisian, untuk memanggil para pemangku kepentingan seperti Kepala Dinas Perhubungan, Kepala Dinas Pertanahan dan Pemukiman, serta pihak terkait lain guna mencari solusi terkait tuntutan warga.

Massa bersikeras menolak untuk membuka blokade dan meminta agar para pihak terkait dihadirkan saat itu juga. Akibat blokade tersebut warga yang hendak ke terminal bandara baru terpaksa putar arah.

Blokade jalan akses di lokasi terminal bandara baru milik Pemkab Mimika tersebut telah terjadi beberapa kali.

Aksi tersebut disebabkan sejumlah warga yang mengklaim sebagai pemilik hak lokasi terminal merasa dirugikan sebab lahan mereka belum dibayar oleh pemkab setempat. Selain itu, sejumlah lokasi milik masyarakat ada yang sudah dibayarkan namun hanya setengah dari harga yang disepakati.

Salah seorang pemilik lahan, Pius Anggaibak mengatakan persoalan lahan ini sudah sejak 2012. Namun sejak saat itu, Pemkab Mimika dinilai tidak serius menyelesaikan pembayaran lahan.

“Kami hanya diberi janji oleh pemerintah. Nanti tahun depan, nanti tahun depan sampai sekarang tidak ada bukti,” kata Pius.

“Kami minta Kepala Dinas Perhubungan, Kepala Dinas Pertanahan untuk dapat menyelesaikan persoalan tersebut termasuk Sumitro yang telah menipu masyarakat sebab Sumitro, beli satu lokasi tapi hanya bayar satu orang padahal di lokasi tersebut pemiliknya lebih dari satu orang,” ujarnya.

Hingga pukul 09.30 WIT, blokade baru bisa dibuka paksa oleh aparat kepolisian. Sementara beberapa orang warga diminta untuk membuat laporan terkait pembayaran tanah di Polres Mimika.

Massa juga mengancam akan melakukan blokade yang sama jika hingga Senin (21/5/2018) persoalan pembayaran tanah belum ada titik terangnya. Pihak kepolisian berjanji akan memediasi warga dengan memanggil para pihak terkait dengan melayangkan surat pemanggilan. [celebesnews.id]

Penulis : Ajie

Comments are closed.

Check Also

Menpora Malaysia nge Vlog bareng Jokowi

JAKARTA,  Pertemuan Presiden Joko Widodo dan Menteri Pemuda dan Olahraga Malaysia Syed Sad…