Home CAKRAWALA Buwas Ingin Beras Sukses Seperti Kopi

Buwas Ingin Beras Sukses Seperti Kopi

Komentar Dinonaktifkan pada Buwas Ingin Beras Sukses Seperti Kopi
0
345

JAKARTA – Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso mengaku sedih bila mendengar rakyat sulit membeli beras. Disisi lain Budi iri dengan kopi yang begitu mudahnya didapatkan rakyat dan dengan harga murah pula.

CELEBES NEWSBerita Terbaru, “Sedih saya kalau dengar ada rakyat sulit beli beras yang makanan pokok. Herannya kopi yang bukan kebutuhan pokok itu gampang dibeli. Dimana-mana orang pada ngopi. Murah pula karena kemasan rencengan (sachet). Jadi iri saya. Saya ingin beras bisa sukses dalam hal ketersediaan, keterjangkauan harga serta kepraktisannya seperti halnya kopi,” kata pria yang akrab Buwas tersebut saat beraudiensi dengan Pengurus dan Anggota DPD/DPC Perpadi Seluruh Indonesia yang dipimpin Ketua Umumnya Soetarto Alimoeso di Kantor Pusat Perum Bulog, Jalan Gatot Subroto, Kamis (17/5/2018) siang.

Hal inilah yang mendorong Buwas mengajukan gagasan untuk menjual beras dalam kemasan sachet, yang dia sebut sebagai beras renceng. Dan beras renceng tersebut menurut Buwas juga mendukung perintah Presiden Jokowi yang ingin beras Perum Bulog yang harganya stabil mudah dijangkau masyarakat.

“Bila beras Bulog yang harganya stabil dan terjangkau, serta ada dimana-mana, mudah didapat seperti kopi sachet, maka harga beras lain yang mahal, akan terkoreksi. Nggak bisa lagi yang lain itu ngasih harga seenaknya,” kata Buwas.

Pria asal Pati tersebut mengaku tidak bisa berdagang. Maka urusan dagang dia serahkan kepada para Direktur Perum Bulog yang handal. Namun dia berkomitmen untuk terus berpikir dan melakukan terobosan, agar fungsi Perum Bulog sebagai penstabil harga bisa optimal.

“Kalau kami tidak bisa stabilkan harga, ya berarti tidak bisa menolong rakyat. Sementara rakyat mengeluh harga makanan pokok beras nggak stabil karena dipermainkan. Kami ingin menjadi bentuk kehadiran negara untuk menstabilkan harga beras. Negara-negara lain itu pemerintah bisa kuasai harga beras, kita juga harus bisa. Namun ini harus dimulai dengan data perberasan kita yang nggak abu-abu lagi. Harus jelas datanya, jadi bisa dibuat kebijakan yang tepat, termasuk kapan harus impor dan tidak perlu impor,” pungkas dia. [Celebesnews.id]

Penulis : Hartono

Comments are closed.

Check Also

Sayidina Hasan bin Ali bin Abi Thalib, Sang Khalifah Terakhir

Al Hasan bin Ali bin Abi Thalib, cucu Rasulullah dan Khalifah terakhir sebagaimana yang di…