Home CAKRAWALA EKONOMI Presiden: Bila RUU Antiterorisme Belum Selesai Maka Saya akan Keluarkan Perppu

Presiden: Bila RUU Antiterorisme Belum Selesai Maka Saya akan Keluarkan Perppu

Komentar Dinonaktifkan pada Presiden: Bila RUU Antiterorisme Belum Selesai Maka Saya akan Keluarkan Perppu
0
224

JAKARTA,”Kalau nantinya di bulan Juni, di akhir masa sidang ini belum segera diselesaikan, saya akan keluarkan Perppu,” tegas Presiden Jokowi.

CELEBES NEWSBerita Terbaru, Presiden Joko Widodo mendesak Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) untuk segera menyelesaikan Rancangan Undang-Undang Anti Terorisme. Pasalnya, RUU tersebut sudah dua tahun dimasukan ke DPR, namun belum juga ditindaklanjuti oleh wakil rakyat yang ada di Senayan itu.

“Saya minta DPR, kepada kementerian terkait yang berhubungan dengan revisi UU tindak pidana terorisme yang sudah kita ajukan pada bulan Februari 2016 yang lalu,” ujar Presiden seusai menghadiri acara di JI-Expo Kemayoran, Jakarta Pusat, Senin (14/5/2018).

Presiden meminta hal tersebut diselesaikan dalam masa sidang di DPR pada 18 Mei 2018 mendatang.

“Karena ini merupakan payung hukum yang penting bagi aparat, bagi Polri untuk menindak tegas dalam pencegahan dan tindakan,” jelas Presiden.

Kemudian Presiden Joko Widodo memberikan waktu untuk politikus di Senayan sampai Juni 2018. Apabila sampai awal bulan tidak dibahas dan diselesaikan, ia akan menerbitkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang tentang Pemberantasan Terorisme (Perppu Anti Terorisme).

“Kalau nantinya di bulan Juni, di akhir masa sidang ini belum segera diselesaikan, saya akan keluarkan Perppu,” tegasnya.

Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengatakan revisi UU Terorisme memang mendesak, terlebih Surabaya akhir-akhir ini diserang bom.

Sementara itu, Ketua DPR RI Bambang Soesatyo mengatakan tak ada niat DPR mengulur revisi UU Terorisme. Menurutnya, bola panas ada di pemerintah saat ini.

“Terkait RUU Terorisme, DPR sebenarnya 99 persen sudah siap ketuk palu sebelum reses masa sidang yang lalu. Namun pihak pemerintah minta tunda karena belum adanya kesepakatan soal definisi terorisme. Begitu definisi terorisme terkait motif dan tujuan disepakati, RUU tersebut bisa dituntaskan,” ujar Bamsoet, sapaan Bambang. [Celebesnews.id]

Penulis: Ralian

Comments are closed.

Check Also

Wamenlu: Pemerintah Minta Dukungan Ceko atas Produk-produk Kelapa Sawit Dijual  di Eropa

JAKARTA, Sebanyak 17 juta petani kelapa sawit Indonesia bergantung pemasran produk kepala …