Home KAWANUA KAWANUA SULUT Bom Gereja di Surabaya, Kapolda Sulut: Jangan Ragu Bertindak Represif

Bom Gereja di Surabaya, Kapolda Sulut: Jangan Ragu Bertindak Represif

Komentar Dinonaktifkan pada Bom Gereja di Surabaya, Kapolda Sulut: Jangan Ragu Bertindak Represif
0
3,204

MANADO, Meledaknya Bom di Surabaya membuat Kapolda Sulut, Irjen. Pol. Drs. Bambang Waskito mengeluarkan instruksi ke anggotanya untuk tidak ragu bertindak represif.

CELEBES NEWSBerita Terbaru, Efek ledakan bom di Gereja St Maria Tak Bercela (SMTB) Ngagel, GKI Diponegoro, dan gereja GPPS Arjuno Surabaya, Jawa Timur, Minggu (13/05/2018) pagi langsung diantisipasi oleh pihak Polda Sulut.

Kapolda Sulut, Irjen. Pol. Drs. Bambang Waskito dikonfirmasi melalui Kabid Humas, Kombes Pol Ibrahim Tompo mengatakan pihaknya langsung meningkatkan pengawasan dan monitoring terhadap gerakan radikalisme di Sulut. “Walaupun wilayah Sulut relatif aman. Namun kita tetap waspada dengan meningkatkan pengawasan dan monitoring terhadap gerakan yang terindikasi radikalisme serta melakukan giat preventif dengan pengamanan terhadap obyek giat masyarakat,” ujar Kapolda Sulut seperti ditulis Kabid Humas, Kombes Pol Ibrahim Tompo melalui pesan Whats Appnya ke Celebesnews, Minggu (13/05/2018) sore.

Menurut Tompo, Kapolda Sulut juga sudah menginstruksikan ke seluruh jajarannya untuk meningkatkan kewaspadaan. “Instruksi pak Kapolda, agar seluruh personil di jajaran Polda Sulut meningkatkan kewaspadaan, baik di kesatuan maupun saat melakukan tugas. Tetap menerapkan standart operasional prosedur tugas dengan benar dan tepat dengan di dukung peralatan dan persenjataan,” ungkapnya.

Selain itu menurut Tompo, Kapolda Sulut juga menginstruksikan jajarannya untuk tidak ragu-ragu bertindak represif. “Tidak ragu-ragu bertindak represif secara tegas dan terukur ketika menghadapi ancaman dan situasi darurat guna mencegah jatuhnya korban jiwa anggota Polri maupun masyarakat,” tegasnya.

Sementara itu, Kapolda Sulut juga menghimbau masyarakat untuk bersama melawan aksi terorisme. “Mari kita lawan aksi terorisme dengan tidak memberikan ruang gerak sedikit pun kepada pelaku-pelaku kriminal terorisme tersebut,” beber Tompo.

Saat ditanya mobilisasi personil untuk pengamanan gereja di Sulut, Tompo mengatakan giat preventif dan pengawasan tetap dilakukan. “Giat preventif dan pengawasan tetap dilakukan  namun skala prioritas tergantung situasinya,” kunci Tompo. [Celebesnews.id]

Penulis : Simon Siagian

Comments are closed.

Check Also

Dari Sulut, OKLBI Kutuk Bom Gereja di Surabaya

MANADO, DPP Ormas Kristen Laskar Benteng Indonesia (OKLBI) Sulut mengutuk keras aksi bom b…