Home CAKRAWALA OLAHRAGA Maradona asal Indonesia, Zulkarnain Lubis Meninggal Dunia

Maradona asal Indonesia, Zulkarnain Lubis Meninggal Dunia

Komentar Dinonaktifkan pada Maradona asal Indonesia, Zulkarnain Lubis Meninggal Dunia
0
351

JAKARTA, Zulkarnain Lubis meninggal dunia akibat serangan jantung.

CELEBES NEWSBerita Terbaru, Berita duka datang dari pentas sepak bola Indonesia. Pemain legendaris, Zulkarnain Lubis, meninggal dunia pada Jumat (11/5/2018) pukul 07.45 WIB di Pali, Sumatera Selatan. Mantan bintang timnas Indonesia ini mengembuskan napas terakhir pada usia 59 tahun. PSSI selaku induk sepak bola di Tanah Air, mengucapkan turut berduka cita.

Zulkarnain, yang lahir di Binjai, Sumatera Utara, 21 Desember 1958 itu berpulang akibat serangan jantung. Ia sempat dirawat di Rumah Sakit Pertamina Pendopo Pali, Palembang, sebelum mengembuskan nafas terakhir.

“Berita duka cita. Telah meninggal dunia salah satu legenda sepak bola Indonesia Zulkarnain Lubis, hari ini Jumat, (11/5/2018) di RS Pendopo Pali, Palembang, Sumatera Selatan, akibat serangan jantung,” demikian tulis akun Instagram PSSI.

Selama berkarier di dunia sepak bola, Zulkarnain pernah membela PSMS Medan (1979-80), Mercu Buana (1980-83), Yanita Utama (1983-85), Krama Yudha Tiga Berlian (1985-89), Petrokimia Putra (1989-90), dan PSM Makassar (1997). Dia pun masuk Timnas Nasional Indonesia pada era 1982-1987.

Tidak hanya itu, saat membela Krama Yudha Tiga Berlian, Zulkarnain meraih prestasi yang cukup gemilang. Ia berhasil mengantarkan klubnya meraih tempat ketiga di Liga Champions Asia pada 1985/1986.

Berkat performa apiknya, sang legenda pun menyandang julukan Maradona dari Indonesia. Apalagi penampilannya saat itu berambut gondrong, mirip sosok legenda sepak bola asal Argentina, Diego Armando Maradona.

“Kita semua kehilangan seorang legenda sepak bola nasional yang punya dedikasi dan sumbangsih besar untuk sepak bola Indonesia. Semasa menjadi pemain dia dikenal dengan julukan Maradona Indonesia,” ujar Head of Media Relation and Digital Promotions PSSI, Gatot Widakdo.

Mengenang Zulkarnain Lubis

Nama mantan pemain Timnas Indonesia, Zulkarnain Lubis, akan selalu terkenang jika kita bicara prestasi gemilang timnas era 1980-an. Pada era tersebut, timnas pernah nyaris lolos ke Piala Dunia 1986 dan menembus babak semifinal Asian Games 1986.

Kala itu, Pasukan Garuda berhasil menjuarai sub Grup 3B dan melaju ke babak penyisihan kedua untuk menghadapi Korea Selatan (Korsel). Sayang, timnas yang didominasi pemain dari kompetisi Galatama itu dikalahkan Korsel dengan skor telak 1-6 dalam pertandingan yang digelar dua leg. Pada babak terakhir, Korsel kembali menang 3-1 melawan Jepang dalam pertandingan kandang tandang sehingga mewakili Asia ke Piala Dunia 1986.

Seolah ingin membayar kegagalan lolos ke Piala Dunia, timnas tampil beringas pada Asian Games 1986. Mereka menempati posisi kedua penyisihan Grup C, di bawah Arab Saudi, sehingga lolos ke babak perempat final. Dalam babak tersebut, Indonesia berhasil melewati hadangan Uni Emirat Arab. Dalam drama adu penalti, Indonesia menang 4-3, sehingga berhak lolos ke babak semifinal alias empat besar.

Namun, lagi-lagi Korsel menjadi batu sandungan bagi Zulkarnain dan kawan-kawan. Indonesia kalah dengan skor telak 0-4. Pada perebutan tempat ketiga, untuk mendapatkan medali perunggu, timnas takluk 0-5 dari Kuwait sehingga mereka pulang ke Tanah Air tanpa medali.

“Kita pernah masuk sub Grup 3B waktu itu dan ketemu sub grup lain, kebetulan ketemu Korea yang akhirnya mewakili Asia pada Piala Dunia 1986 Meksiko,” ujar Zulkarnain kepada BolaSport.com, Kamis (7/9/2017).

“Akhirnya kita kalah. Tetapi itu sangat berkesan. Saya waktu itu satu tim sama Rully Nerre,” tambahnya.

Setelah bicara hampir lolos Piala Dunia, Zulkarnain yang pernah bermain di kompetisi Galatama dan Perserikatan, mengenang Asian Games 1986.

“Kita masuk semifinal, zaman itu kalo tidak salah pemain Asian Games tak beda jauh dari skuad pra Piala Dunia,” kata pria kelahiran Binjai.

“Jadi saya rasa sudah tidak asing lagi untuk mengulang kegemilangan seperti pada pra Piala Dunia,” katanya menambahkan.

Kini, semuanya tinggal kenangan karena Zulkarnain baru saja mengembuskan napas terakhir. Pria 59 tahun tersebut meninggal dunia pada Jumat (11/5/2018) pagi pukul 07.45 WIB di Pali, Sumatera Selatan. [Celebesnews.id]

Penulis: Ralian

Comments are closed.

Check Also

Tulang Tangan Patah, Messi Absen Lawan Inter Milan dan Real Madrid

JAKARTA – FC Barcelona mengkonfirmasi megabintangnya, Lionel Messi, akan absen selam…