Home KAWANUA KAWANUA BITUNG Tim Saber Pungli Polres Bitung OTT PNS Syahbandar Bitung

Tim Saber Pungli Polres Bitung OTT PNS Syahbandar Bitung

Komentar Dinonaktifkan pada Tim Saber Pungli Polres Bitung OTT PNS Syahbandar Bitung
0
190

BITUNG, Tim Saber Pungli Polres Bitung Melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) oknum Pegawai Negeri Sipil  (PNS) Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan kelas I Bitung Berinisial ES Alias Erwan, Senin (07/05/2018).

CELEBES NEWSBerita Terbaru, Operasi Tangkap Tangan (OTT) dilakukan tim saber pungli Polres Bitung terhadap  oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS) Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan kelas I Bitung Berinisial ES Alias Erwan, Senin (07/05/2018).

Oknum PNS yang bertugas sebagai staf di bidang Pengawas Tertib Bandar dan Keamanan ini terjaring OTT sekitar pukul 23:30 Wita di Kantor KSOP Bitung. Dalam pengeledahan petugas menemukan barang bukti uang tunai berjumlah ratusan juta rupiah.

Kapolres Bitung, AKBP Philemon Ginting, SIK, MH didampingi Kasat Reskrim Polres Bitung, AKP Edy Kusniadi ke sejumlah wartawan menceritakan kronologi OTT dan membeberkan barang bukti yang di sita. “Ini informasi masyarakat, oknum tersebut sering melakukan pungli. Kami melakukan OTT terhadap oknum tersebut dan menemukan barang bukti berupa uang tunai sejumlah Rp 106.780.000 dan pecahan Dollar Amerika berjumlah $ 720, jika dirupiahkan berjumlah Rp. 9.360.000, 6 buah HP, Surat Ijin Berlayar yang sudah dikeluarkan serta amplop kosong di dalam tong sampah yang diduga bekas dari berisikan uang tersebut,” beber Ginting.

Lanjut Ginting, barang bukti uang tersebut sesuai pengakuan ES adalah merupakan hasil pemberian dari pengurus/agen perusahan pelayaran sebagai ucapan terimakasih setelah diterbitkan Surat Ijin Berlayar. “Uang yang diterima ES bervariasi jumlahnya, dari Rp. 50.000 sampai dengan Rp. 1.000.000. Saat ini oknum tersebut sudah ditetapkan sebagai tersangka atas dugaan pungli yang dilakukannya,” jelasnya.

Ginting menambahkan, tidak menutup kemungkinan ada tersangka lain. “Karena dari total uang tunai tersebut, diruangan Kepala Seksi ditemukan uang sekitar Rp 3 jutaan. Saat ini kami sedang melakukan pengembangan. Nama-nama ini akan tetap diperiksa terutama yang tercantum di amplop yang kebanyakan agen kapal,” ujar Ginting.

Menurut Ginting praktek dugaan pungli sudah lama dilakukan tersangka. “Alasan utama mereka adalah mengeluarkan Surat ijin berlayar dan Cek fisik di kapal,” jelasnya.

Tersangka diduga telah melanggar UU RI Nomor 31 Tahun 2009 sebagaimana telah diubah dengan UU RI Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Pasal 12 huruf B (Gratifikasi) dan Pasal 12 Huruf E (Pemerasan) dengan ancaman hukuman minimal 4 tahun dan maksimal 20 tahun penjara. [Celebesnews.id]

Penulis : Simon Siagian

Comments are closed.

Check Also

Proyek Reklamasi Pelabuhan Bitung Jadi Sorotan

Proyek tersebut harus kembali dipertimbangkan pihak perusahaan dan pemerintah. Tak hanya m…