Home KAWANUA KAWANUA MINAHASA SELATAN Tanya Kasus Korupsi di Minut dan Minsel, LMI Hadiahi Kejati Sulut 2 Keranda Mayat

Tanya Kasus Korupsi di Minut dan Minsel, LMI Hadiahi Kejati Sulut 2 Keranda Mayat

Komentar Dinonaktifkan pada Tanya Kasus Korupsi di Minut dan Minsel, LMI Hadiahi Kejati Sulut 2 Keranda Mayat
0
451

MANADO, Laskar Manguni Indonesia (LMI) menuntut Kejati Sulut menangkap Bupati Kabupaten Minahasa Utara dan menghadiahi Kejati Sulut dengan 2 keranda mayat.

CELEBES NEWSBerita Terbaru, Ormas Adat Laskar Manguni Indonesia (LMI) mendesak Kejati Sulut menangkap Bupati Kabupaten Minahasa Utara, Vonny Anneke Panambunan (VAP). Dalam aksi demonstrasi yang digelar di halaman kantor Kejati Sulut, ormas adat LMI juga menghadiahi Kejati Sulut dengan 2 keranda mayat.

Dalam orasinya, Tonaas Wangko LMI, Pdt. Hanny Pantouw mempertanyakan keseriusan Kejati Sulut dalam menuntaskan kasus tindak pidana korupsi proyek pembangunan pemecah ombak di Likupang Timur Kabupaten Minahasa Utara yang terindikasi merugikan negara Rp 8,8 miliar. Tak hanya itu, LMI juga sempat mempertanyakan keseriusan korps Adyaksa ini menangani kasus tindak pidana korupsi di Kabupaten Minahasa Selatan. “Kami mempertanyakan keseriusan pihak Kejati Sulut dalam penanganan kasus tindak pidana korupsi yang terjadi di Sulut. Di Kabupaten Minahasa Utara dan Kabupaten Minahasa Selatan, ada kasus korupsi proyek pembangunan pemecah ombak,” ujar Pantouw yang disambut tepuk riuh massa di halaman Kejati Sulut, Kamis (03/05/2018).

Pantouw mengatakan, walau saat ini sudah ditetapkan 4 tersangka untuk kasus korupsi pemecah ombak di Minut, namun untuk Kejati Sulut belum menyentuh aktor utamanya. “Jika Bupati Minahasa Utara, Vonny Anneke Panambunan (VAP) dan mantan Kapolresta Manado, Kombes Pol. Rio Permana Mandagi tidak terkait dengan kasus ini, silahkan Kejati Sulut menetapkan secara hukum. Jangan Kejati Sulut seperti tak mempunyai nyali untuk kedua orang ini,” tegas Pantouw.

Begitu juga dengan kasus korupsi di Minsel, segera diperjelas, katanya.

Saat menerima perwakilan LMI, Kajati Sulut, M. Roskanedi menegaskan dirinya masih konsisten mengusut tuntas kasus pemecah ombak Likupang Minahasa Utara. “Meskipun Bupati Minahasa Utara (Minut) Vonnie Anneke Panambunan pindah ke Partai Nasdem, itu tidak akan menggangu proses hukum yang menjerat namanya. Percayalah kami akan profesional. Kami akan terus bekerja dan mohon bersabar,” jelas Roskanedi yang mengaku pernah menjadi Aspidsus di Kejati Sulut.

Roskanedi mengakui, Ia mengetahui ada beberapa kepala daerah di Sulut yang menjadi tersangka.

“Hari ini saya kembali lagi kesini sebagai Kejati sulut, saya tidak berubah. Saya akan terus bekerja secara profesional. Kami akan menunggu penetapan Majelis Hakim terhadap mereka-mereka yang terungkap salam fakta persidangan. Setelah kami kantongi itu kami akan lakukan upaya paksa. Kalau teman teman tau keberadaan mereka yang menjadi saksi kunci ini tolong informasikan kepada saya,” kuncinya. [Celebesnews.id]

Penulis : Simon Siagian

  • Polres Minsel Sosialisasi Aplikasi “Polisiku”

    Selain ‘Polisiku’, berbagai terobosan kreatif dilakukan Polres Minahasa Selatan dalam memb…
  • Lorem Ipsum

    "Neque porro quisquam est qui dolorem ipsum quia dolor sit amet, consectetur, adipisci vel…
Comments are closed.

Check Also

PKPI Pecat Anggota DPRD Sulut Bart Senduk

MANADO, Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) memecat kadernya yang saat ini dudu…