Home KABUPATEN KABUPATEN MINAHASA UTARA Belajar Bumdes di Minut, Papua Barat Diajarkan Pengelolaan Embung

Belajar Bumdes di Minut, Papua Barat Diajarkan Pengelolaan Embung

Komentar Dinonaktifkan pada Belajar Bumdes di Minut, Papua Barat Diajarkan Pengelolaan Embung
0
54

MINUT, Belajar sistem pemberdayaan masyarakat kampung melalui Badan Usaha Milik Desa (Bumdes), Pemprov Papua Barat diajarkan pengelolaan Embung di desa Kokole Satu, Kecamatan Likupang Selatan Kabupaten Minahasa Utara.

CELEBES NEWSBerita Terbaru, Pemerintah Provinsi Papua Barat melakukan studi banding sistem pemberdayaan masyarakat di Kabupaten Minahasa Utara. Di desa Kokole satu, tim Pemprov Papua Barat disuguhi sistem pemberdayaan masyarakat desa dengan melakukan pengelolaan Embung.

Embung dimanfaatkan untuk budidaya ikan air tawar. Hukum Tua (Kepala Desa) Kokole, Nicholas Pelealu menjelaskan, masyarakat desa Kokole satu memanfaatkan lahan kosong di desa. “Kami melakukan embung. Embung kami manfaatkan untuk budidaya ikan air tawar,” jelas Pelealu, Kamis (19/04/2018).

Pelealu membeberkan teknis Embung yang juga memanfaatkan air tanah. “Kami membuat kolam-kolam penampungan air tanah. Di kolam ini, kami budidayakan juga ikan air tawar. Air yang kami kumpulkan ini juga bermanfaat saat musim kemarau untuk memenuhi kebutuhan air warga desa,” bebernya.

Tim, Pemprov Papua Barat yang dipimpin Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (Kadis PMK) Provinsi Papua Barat, Drs. Johny Rumbruren, M.Si

memberikan apresiasi positif atas sistem pengelolaan Bumdes di Kabupaten Minut. “Penjelasan yang kami dapat disini sangat bermanfaat untuk dilakukan di Kabupaten di Papua Barat. Sistem Embung ini bisa diterapkan di wilayah-wilayah di Papua Barat. Kami mendapat tambahan pengetahuan. Dan semoga itu bisa bermanfaat untuk masyarakat Papua Barat nanti,” ujar Rumbruren.

Untuk tim Pemberdayaan masyarakat Provinsi Papua Barat, Rumbruren juga berharap bisa melakukan yang terbaik sekembalinya nanti. “Pengetahuan yang kita dapat disini kiranya bisa kita aplikasikan di Kabupaten yang ada di Papua Barat,” pesan Rumbruren.

Diakhir pertemuan, Sekdis PMK Papua Barat, Saul Kareth mengungkapkan pihaknya mendapat pengetahuan baru untuk pemberdayaan masyarakat desa. “Sistem pemberdayaan masyarakat desa di Kabupaten Minut ini sangat cocok diterapkan di Papua Barat. Saya berharap, sekembalinya ke Kabupaten masing-masing, peserta studi banding bisa menerapkan ke masyarakat. Kita harus benar-benar memanfaatkan pengetahuan yang kita dapat dari Minut,” ungkap Kareth.

Tim Pemprov Papua Barat mengunjungi tiga desa yang memiliki Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) di tiga Kecamatan, yakni Bumdes pengelolaan pencetakan Batako didesa Suwaan, Kecamatan Kalawat, Bumdes pengelolaan Embung di desa Kokole Kecamatan Likupang Selatan, dan pegelolaan lokasi Pariwisata di pantai Paal desa Marinsow Kecamatan Likupang Timur.

Pemkab Minut sendiri yang di wakili Kadis Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Desa Kabupaten Minahasa Utara, Cakra Gundo menyampaikan terimakasih atas kunjungan tim Pemprov Papua Barat. “Kepercayaan yang kami peroleh dari Pemprov Papua Barat menjadi pemicu bagi kami untuk membuat yang lebih baik lagi. Terimakasih kasih atas kunjungannya. Semoga suatu saat nanti kami juga bisa berkunjung ke Papua Barat,” kunci Gundo. [Celebesnews.id]

Penulis : Simon Siagian

Comments are closed.

Check Also

Pemprov Papua Barat Belajar Bumdes ke Minut

MINUT, Pemerintah Provinsi Papua Barat belajar sistem pemberdayaan masyarakat kampung mela…