Home CAKRAWALA Terkait Pencurian Data DPR RI Berikan Facebook Waktu 1 Bulan Untuk Berikan Hasil Audit

Terkait Pencurian Data DPR RI Berikan Facebook Waktu 1 Bulan Untuk Berikan Hasil Audit

Komentar Dinonaktifkan pada Terkait Pencurian Data DPR RI Berikan Facebook Waktu 1 Bulan Untuk Berikan Hasil Audit
0
158

JAKARTA, Terkait pencurian 1 juta data pengguna Indonesia, Komisi 1 DPR RI memberikan tenggat selama 1 bulan kepada Facebook untuk menyerahkan hasil audit 

CELEBES NEWSBerita Terbaru, “Sebulan harusnya cukup untuk serahkan hasil audit itu. Nanti hasilnya bukan lagi untuk menyalahkan Facebook atau pihak tertentu, tetapi kami harus tahu data itu jatuh kepada siapa dan dipergunakan untuk apa,” kata Wakil Ketua Fraksi Golkar DPR RI, Meutya Hafid, usai RDPU di parlemen.

Hasil audit itu untuk menakar potensi bahaya yang bisa ditimbulkan atas insiden tersebut. Adapun tenggat 1 bulan itu terhitung sejak RDPU hari ini, Selasa (17/4/2018). Tak asal mematok waktu, Meutya mengatakan 1 bulan tak terlalu cepat dan tak juga lama.

Jika tak juga memberikan hasil audit hingga tenggat tersebut, Meutya mengatakan ada penilaian lain dari Komisi 1 DPR RI ke Facebook. Salah satu opsinya, Komisi 1 DPR RI bisa mengajukan ke pemerintah agar mengeluarkan moratorium (pembekuan). “Moratorium itu salah satu opsinya. Tapi tentu nanti dibicarakan lagi dengan pemerintah,” ujarnya.

Ruben Hattari, Kepala Kebijakan Publik Facebook Indonesia, mengungkapkan pihaknya diminta menyetop proses audit untuk sementara oleh Komisioner Informasi Inggris (ICO).

Ruben juga tidak bisa memastikan kapan hasil audit akan diserahkan ke pemerintah. “ICO meminta kami menundah langkah-langkah audit dan pencarian fakta tertentu sambil menunggu penyelidikan mereka selesai,” ujarnya di sela-sela RDPU.

Diketahui, Kogan sebagai pengembang pihak ketiga yang menyerahkan data pengguna global ke firma anlias Cambridge Analytica berdomisili di Inggris.

Cambridge Analytica merupakan konsultan politik untuk kampanye pemenangan Donald Trump pada Pilpres AS 2016 lalu. Komisi 1 DPR RI khawatir skenario serupa terjadi di Indonesia. Namun hingga kini belum bisa dipastikan kemungkinan tersebut karena belum ada hasil audit. [Celebesnews.id]

 

Penulis : Kurnia

Comments are closed.

Check Also

Sekelompok Massa akan Gelar Aksi Protes Pembakaran Bendera Tauhid

GARUT, Bendera tauhid sakral bagi umat Islam. …