Home CAKRAWALA Moeldoko: Eggi Gak Pantas Provokasi Umat di Masjid

Moeldoko: Eggi Gak Pantas Provokasi Umat di Masjid

Komentar Dinonaktifkan pada Moeldoko: Eggi Gak Pantas Provokasi Umat di Masjid
0
489

JAKARTA, “Ya saya hanya menyarankan, masjid jangan digunakan sebagai syiar yang lain. Fokuslah ke syiar agama, jangan menyebarkan hal yang mungkin kurang pas di masjid. Itu nggak bagus,” kata Moeldoko.

CELEBES NEWSBerita Terbaru, Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko menyarankan masjid digunakan untuk kepentingan yang lebih baik, bukan digunakan ajang provokasi. Moeldoko menyayangkan, pernyataan soal anggota Dewan Penasihat Persaudaraan Alumni 212 Eggi Sudjana yang menyampaikan ceramah soal ‘Presiden buat rakyat miskin’ di masjid yang dinilai tidak pantas.

“Ya saya hanya menyarankan, masjid jangan digunakan sebagai syiar yang lain. Fokuslah ke syiar agama, jangan menyebarkan hal yang mungkin kurang pas di masjid. Itu nggak bagus,” kata Moeldoko di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (16/4/2018).

Moeldoko menegaskan, masjid harus betul-betul digunakan untuk kegiatan keagamaan.

“Dalam setiap kesempatan, saya selalu menyatakan biar masjid itu betul-betul digunakan untuk kepentingan yang lebih baik, untuk kepentingan lebih kepada bagaimana membangun hubungan antara manusia dengan Tuhan dan membangun hubungan antara manusia dengan manusia dan lingkungan. Bukan mempertentangkan,” jelas mantan Panglima TNI itu.

Moeldoko juga mengimbau kepada masyarakat harus berhati-hati terhadap syiar yang ada di masjid. Jangan sampai muncul sebuah pertentangan baru.

“Ya saya pikir kita mesti juga lebih hati-hati ya, karena jangan justru nanti akan memunculkan pertentangan baru. Tapi prinsipnya adalah sebuah ajakan yang sangat bijak bagi presiden, bagi kita semuanya bahwa masjid itu harus diarahkan untuk kepentingan-kepentingan yang lebih agamis,” ucapnya.

Sebelumnya, Eggi menyampaikan bahwa Presiden membuat rakyat miskin lantaran sumber daya alam di Indonesia sudah dikuasai oleh asing. Menurut Eggi, dengan kondisi seperti yang ia sebutkan itu, jangan sampai salah pilih seorang pemimpin.

“Tapi kenapa kita mendapatkan (emas) 10 persen, kan perintah UU untuk rakyat Indonesia bukan rakyat Amerika. Dengan kondisi seperti ini siapa yang membuat miskin, Allah atau presiden? Kenapa kiai-kiai kalau miskin terima saja, takdir, masih kita begitu menyalahkan Allah membuat kita miskin, bukan begitu. Padahal kita dikasih minyak, emas, gas dan kelapa sawit, kaya raya Indonesia, dulu rempah-rempah kita diperebutkan,” ujar Eggi saat memberi tausiah setelah mengikuti GIS berjemaah di Masjid Dzarratul Muthmainnah, Tangerang Selatan, Minggu (15/4/2018). [Celebesnews.id]

Penulis:Ralian

Comments are closed.

Check Also

IPEX ke-18 Targetkan Kredit Rp 5 triliun

JAKARTA – Menyambut triwulan terakhir tahun 2018, PT Bank Tabungan Negara (Persero) …