Home CAKRAWALA Literasi Digital Demi Cegah Konflik Horizontal

Literasi Digital Demi Cegah Konflik Horizontal

Komentar Dinonaktifkan pada Literasi Digital Demi Cegah Konflik Horizontal
0
137

JAKARTA – Menjelang Pilpres 2019, sangat perlu menyusun strategi dan pelaksanaan literasi media digital dunia maya secara masif, sistematis, berkesinambungan, dan efektif di seluruh tanah air. Hal tersebut perlu dilakukan demi mencegah konflik horizontal. Demikian menurut Pakar Komunikasi Politik dari Universitas Pelita Harapan (UPH) Emrus Sihombing.

CELEBES NEWSBerita Terbaru, “Dengan upaya literasi media digital dunia maya secara masif, sistematis, berkesinambungan, dan efektif di seluruh tanah air, kita bisa cegah konflik horizontal. Kita lihat saat ini. Belum ada Pasangan calon presiden definitif Pilpres 2019. Tapi seolah genderang perang konten sosial media tampaknya sudah dimulai,” kata Emrus dalam pernyataan persnya yang diterima Senin (16/4/2018) sore.

Menurut dia saat ini, perang tagar Pilpres pun terjadi.  Mereka sudah berhadap-hadapan, yaitu satu sisi ada #2019TetapJokowi di sisi lain muncul #2019GantiPresiden

“Mereka sudah saling men downgrade satu sama lain. Dan bisa memanaskan suasana. Maka ini tidak bisa kita biarkan,” kata Emrus.

Menurut dia materi literasi digital antara lain, tentang mengenali ciri-ciri hoax, ujaran kebencian dan eksploitasi SARA.

“Kedua, kiat menulis pendapat, informasi dan berita yang tidak bertentangan dengan UU ITE
Ketiga tentang etika komunikasi di ruang publik. Keempat tentang dampak hoax dan eksploitasi SARA pada masyarakat dan budaya. Dan kelima tentang kecerdasan menggunakan sosial media,” papar Emrus.

Yang menjadi leading sector kegiatan ini menurut dia sebaiknya berada di tangan Kemenkominfo dan di-backup oleh KPU-RI, Bawaslu-RI dan seluruh kementerian serta instansi pemerintah di pusat maupun di daerah. [Celebesnews.id]

Penulis : Hartono

Comments are closed.

Check Also

IPEX ke-18 Targetkan Kredit Rp 5 triliun

JAKARTA – Menyambut triwulan terakhir tahun 2018, PT Bank Tabungan Negara (Persero) …