Home CAKRAWALA HUKUM Diduga Gratifikasi, KPK akan Periksa 22 Anggota DPRD Sumut

Diduga Gratifikasi, KPK akan Periksa 22 Anggota DPRD Sumut

Comments Off on Diduga Gratifikasi, KPK akan Periksa 22 Anggota DPRD Sumut
0
86

JAKARTA, 22 dari 38 Anggota DPRD yang dipanggil berasal dari periode berbeda, 2009-2014 dan 2014-2019. Mereka diperiksa di markas Brimob Polda Sumut. Terkait, dugaan korupsi gratifikasi Pemerintah Provinsi Sumatera Utara.

CELEBES NEWSBerita Terbaru, Terkait suap mantan Gubernur Sumut Gatot Pujo Nugroho, yang melibatkan 38 tersangka anggota DPRD.

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berencana memeriksa 22 Anggota DPRD Sumatera Utara (Sumut).

Kepala Biro Humas KPK Febri Diansyah kepada wartawan, Senin (16/4/2018), membenarkan akan memeriksa 22 anggota DPRD Sumut dugaan korupsi gratifikasi Pemerintah Provinsi Sumatera Utara tersebut.

Menurut Febri, anggota DPRD yang dipanggil berasal dari periode berbeda, 2009-2014 dan 2014-2019. Pemeriksaan dilakukan di markas Brimob Polda Sumut.

“Tim terus mendalami dan memilah dugaan penerimaan terhadap 38 anggota DPRD yang sudah ditetapkan sebagai tersangka, terutama hubungannya dengan kewenangan dan periode jabatan masing-masing,” kata Febri.

Dia mengatakan, agar anggota DPRD Sumut kooperatif atas kasus tersebut, sehingga dapat mempertimbangkan untuk meringankan hukuman.

Diketahui, KPK menetapkan 38 anggota DPRD Sumut 2009-2014 sebagai penerima suap dari Gatot Pujo Nugroho, yang saat itu menjabat Gubernur Sumut. Besaran duit yang diterima Rp 300-350 juta.

Ke-38 orang itu diduga menerima suap dari Gatot terkait persetujuan laporan pertanggungjawaban Pemprov Sumut 2012-2014 serta persetujuan perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Pemprov Sumut 2013 dan 2014.

Suap juga terkait pengesahan APBD Sumut 2013 dan 2014 serta penolakan penggunaan hak interpelasi DPRD Sumut pada 2015. [Celebesnews.id]

Penulis: Ralian

Comments are closed.

Check Also

Jelang Vonis Dugaan Korupsi KTP Elektronik, Novanto Pasrah

JAKARTA,”Kita serahkan kepada hakim untuk memutuskan yang seadil-adilnya, seringan-r…