Home CAKRAWALA KPK Harus Telusuri BUMN yang Merugi

KPK Harus Telusuri BUMN yang Merugi

Comments Off on KPK Harus Telusuri BUMN yang Merugi
0
50

JAKARTA – Anggota Komisi VI DPR RI, Hamdhani, meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menelusuri kinerja BUMN yang mengalami kerugian. Menurut Hamdhani, perlu ditelusuri, apakah kerugian itu murni karena masalah in-efisiensi ataukah ada faktor-faktor lain.

CELEBES NEWSBerita Terbaru, Hamdani menyampaikan pernyataan persnya, Minggu (15/4/2018) siang, untuk menanggapi pernyataan Staf Khusus Menteri BUMN Wianda Pusponegoro di sela-sela peringatan HUT ke-20 Kementerian BUMN di Kementerian BUMN, Jakarta Pusat, Jumat (13/4/2018) lalu. Saat itu Wianda mengatakan kerugian 12 BUMN tahun lalu nilainya mencapai Rp. 5,2 triliun.

“Kerugian di BUMN kita tidak bisa dibiarkan begitu saja. KPK perlu menelusuri penyebab kerugian, yang jelas kerugian tersebut membebani keuangan negara,” kata anggota Fraksi Partai NasDem DPR RI tersebut.

BUMN yang merugi tidak bisa lagi beralasan karena adanya in-efisiensi. Apalagi menyamaratakan penyebab adanya sumber in-efisiensi, yang umumnya berakar pada tata kelola, sumber daya manusia, dan teknologi.

“Kita bisa amati beberapa BUMN yang merugi tersebut ternyata memiliki angka belanja pegawai melebihi 40%, sehingga ada in-efisiensi penggunaan tenaga kerja. Sementara usaha sejenis di sektor swasta sudah jauh lebih efisien, dengan memaksimalkan SDM yang lebih handal, hingga investasi mesin-mesin dan adopsi teknologi yang lebih maju. Jika tidak ada terobosan dan langkah radikal untuk merestrukturisasi kelembagaan prioritas usaha, BUMN akan makin kalah jauh bersaing,” ujar Hamdhani.

Lebih lanjut Hamdhani menyorot soal struktur BUMN yang terlalu gemuk, dengan jumlah direksi dan komisaris yang banyak. Menurut dia buat apa terlalu gemuk strukturnya, jika hanya untuk mengakomodasi masuknya orang-orang “titipan”.

Dengan dukungan pemerintah dan sumber anggaran yang lebih mapan, kata Hamdhani, seharusnya BUMN mampu memberikan kinerja yang lebih baik. Dan Hamdani berharap Kementerian BUMN dapat bertindak cepat dan efektif untuk memperbaiki performa BUMN yang memiliki kinerja buruk tersebut.

“Apalagi ini sekarang sudah memasuki tahun politik. Jangan sampai masalah BUMN yang rugi ini, menambah beban Presiden Jokowi,” tegasnya. [celebesnews.id]

Penulis : Hartono

Comments are closed.

Check Also

Klarifikasi Tindakan Kekerasan Oleh TNI AL Kepada Wartawan yang Beredar di Medsos

JAKARTA – Dinas Penerangan TNI Angkatan Laut (Dispenal) angkat bicara soal simpang s…