Home PROVINSI SULUT Bulog: Masyarakat Sulut Tidak Usah Khawatir Stok Beras dan Gula Aman

Bulog: Masyarakat Sulut Tidak Usah Khawatir Stok Beras dan Gula Aman

Komentar Dinonaktifkan pada Bulog: Masyarakat Sulut Tidak Usah Khawatir Stok Beras dan Gula Aman
0
152

MANADO, Stok beras dan gula bisa memenuhi kebutuhan masyarakat sampai September 2018. Sulut dan Gorontalo bukan daerah sentra produksi beras, sehingga jika terjadi kekurangan harus dipasok dari luar Sulut.

CELEBES NEWS Diimbau masyarakat tidak perlu khawatir, karena stok beras Perum Bulog Divre Sulawesi Utara (Sulut) saat ini diperkirakan dapat memenuhi kebutuhan masyarakat hingga September 2018.

“Masyarakat tidak perlu khawatir karena stok beras relatif aman,” kata Kepala Perum Bulog Divre Sulut Eko Pranoto di Manado, Selasa (3/4/2018).

Eko mengatakan ketahanan stok beras Bulog hingga enam bulan ke depan, dan akan masuk lagi jika stok sudah mulai berkurang.

“Kami akan terus melakukan pemantauan. Jika stok mulai berkurang akan memasok dari Jawa atau Makassar yang merupakan sentra beras,” kata Eko.

Menurutnya, beras yang ada saat ini cukup banyak dan mampu memenuhi kebutuhan beras masyarakat sejahtera (rastra), cadangan beras pemerintah (CBP) maupun operasi pasar.

Dia mengemukakan, Sulut dan Gorontalo bukan daerah sentra produksi beras, sehingga jika terjadi kekurangan harus dipasok dari luar Sulut.

Menurutnya, kendala lainnya harga jual petani ke pasar masih jauh lebih tinggi dibandingkan harga pembelian pemerintah (HPP).

“Saat ini HPP sebesar Rp7.300 per kilogram, sedangkan harga di pasaran pada kisaran Rp10 ribu per kg,” katanya.

Diketahui, Bulog Divre Sulut melaporkan bahwa stok gula pasir di daerah tersebut aman dan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat.

“Saat ini stok gula pasir di gudang Bulog sebanyak 400 ton dan dalam masih perjalanan 1.000 ton,” kata Eko.
Lanjutnya, gula pasir Bulog sangat terbuka bagi masyarakat dan pedagang yang ingin membelinya. Masyarakat tidak perlu khawatir karena stok yang ada mampu memenuhi kebutuhan konsumen.

“Kami juga menjual di rumah pangan kita (RPK), pasar swalayan dan secara komersial, namun dengan harga yang sesuai harga eceran tertinggi (HET),” katanya.

Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Sulut Hanny Wajong mengatakan saat ini harga gula pasir di sentra perdagangan Kota Manado dan sekitarnya masih stabil.

“Harga gula pasir saat ini sebesar Rp12.500 per kilogram,” kata Hanny.

Ia menjelaskan pihaknya akan terus bekerja sama dengan Perum Bulog sehingga sejumlah kebutuhan pokok tetap aman dan stabil. [Celebesnews.id]

Penulis:Ralian

Comments are closed.

Check Also

Olly Dondokambey Terima Investasi Rp 2 Triliun, Sulut Akan Miliki Disneyland

MANADO, Provinsi Sulawesi Utara dalam waktu dekat dipastikan akan memiliki lokasi wisata k…