Home CAKRAWALA TNI Berkomitmen Menjaga Kedaulatan, Keamanan dan Keutuhan NKRI

TNI Berkomitmen Menjaga Kedaulatan, Keamanan dan Keutuhan NKRI

Komentar Dinonaktifkan pada TNI Berkomitmen Menjaga Kedaulatan, Keamanan dan Keutuhan NKRI
0
76

JAKARTA – Kemajuan teknologi membawa dampak positif yaitu mempercepat arus informasi dan mempermudah akses terhadap informasi, disisi lain dampak negatifnya meningkatnya penipuan, kejahatan cyber, berita bohong (hoax) dan ujaran kebencian (hate speech).

CELEBES NEWS – Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, mengatakan, TNI berkomitmen untuk mewujudkan keamanan nasional dalam menjaga kedaulatan dan keamanan sumber daya maritim serta keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang merupakan tugas pokok TNI.

“Hal ini sesuai dengan kebijakan pemerintah dalam mewujudkan Indonesia yang berdaulat, mandiri dan berkepribadian berlandaskan gotong royong,” kata Panglima TNI saat memberikan Kuliah Umum kepada 244 mahasiswa dan civitas akademi Universitas Pertahanan Indonesia (Unhan) dengan tema “Kebijakan TNI Dalam Menjaga Kedaulatan dan Keutuhan Wilayah NKRI”, bertempat di Kawasan IPSC, Sentul, Bogor, Jawa Barat, Selasa (13/3/2018).

Menurut Hadi, TNI siap mendukung kebijakan pemerintah yang dijabarkan kedalam rencana program prioritas TNI.

“Komitmen TNI sejalan dan mendukung kebijakan pemerintah diantaranya untuk meningkatkan kesejahteraan dan profesionalisme prajurit serta membangun kekuatan TNI yang selalu siap menjaga kedaulatan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI),” tegasnya.

Panglima TNI menjelaskan bahwa kemajuan teknologi saat ini membawa nilai positif bagi kehidupan manusia, namun juga memiliki beberapa paradoks yang perlu dicermati diantaranya adalah “cyber threat”, “bio threat” dan “inequality threat”, dimana masing-masing ancaman tersebut memiliki alasan tersendiri untuk terus diwaspadai.

“Ancaman siber menjadi perhatian utama, mengingat lebih dari separuh penduduk dunia telah terhubung dengan dunia cyber dan tiga perempat waktunya dihabiskan di dunia maya,” katanya.

Menurut Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, jika dahulu penguasaan wilayah sebagai yang utama maka dalam nuansa kekinian penguasaan itu lebih bersifat virtual yaitu penguasaan dan pengelolaan terhadap dunia maya yang tersimpan di Big Data.

“Melalui perkembangan teknologi dengan memanfaatkan profiling data dan data analisis, saat ini dimungkinkan untuk merekrut teroris tunggal (lone wolf). Kondisi ini memicu timbulnya potensi konflik horizontal maupun vertikal di masyarakat,” ujarnya.

Panglima TNI mengatakan bahwa di era revolusi industri 4.0 diwarnai oleh hal-hal yang kekinian dan disertai inovasi yang bersifat positif serta negatif yang destruktif.

“Kekhawatiran masa depan yang utama bukan terletak pada krisis kelangkaan pangan dan energi melainkan lebih pada ketidakmampuan kita untuk beradaptasi terhadap transformasi. Salah satunya adalah kemajuan teknologi digital yang sangat cepat,” tuturnya.

Dalam menghadapi berita hoaks dan isu negatif yang berkembang di masyarakat, Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto mengatakan bahwa TNI memiliki tanggung jawab untuk membantu tugas kepolisian dalam mengantisipasi serangan berita hoax dan ujaran kebencian.

“TNI senantiasa mengantisipasi dengan menyiapkan langkah-langkah strategis yang salah satunya adalah dengan membentuk Satsiber TNI,” katanya. [celebesnews.id]

Penulis : Ajie

Comments are closed.

Check Also

Eko Subowo Dilantik Menjadi Penjabat Gubernur Sumut

MEDAN – Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo Jum’at (22/6/2018) pagi secara resm…