Home CAKRAWALA Himbauan Pemerintah Melalui Menkopolhukam Patut Diabaikan

Himbauan Pemerintah Melalui Menkopolhukam Patut Diabaikan

Komentar Dinonaktifkan pada Himbauan Pemerintah Melalui Menkopolhukam Patut Diabaikan
0
124

JAKARTA , Himbauan pemerintah melalui Menkopolhukam agar KPK menunda melanjutkan, bahkan untuk sekedar mengumumkan calon kepala daerah yang akan ditetapkan sebagai tersangka adalah himbauan yang patut diabaikan. Demikian dikatakan pengamat politik yang Direktur LIMA Indonesia Ray Rangkuti.

CELEBES NEWS – “Himbauan itu patut diabaikan. Himbauan itu bukan saja bertentangan dengan semangat pemberantasan korupsi, tapi sekaligus hal itu mengabaikan aspirasi masyarakat untuk mendapatkan pemimpin yang bersih. Alasan bahwa calon kepala daerah sudah menjadi bagian dari milik publik adalah alasan yang sama sekali tidak berdasar. Sebaliknya, karena mereka sudah menjadi milik publik, dan punya potensi untuk mengelola urusan publik, maka oleh karena itulah sejak dini harus dipastikan bahwa calon-calon kepala daerah ini adalah orang-orang yang bersih dari kejahatan publik,” kata Ray dalam pernyataan pers nya yang diterima, Selasa (13/3/2018) sore.

Menurut dia, sikap ramah terhadap kejahatan korupsi, seperti yang dilakukan oleh pemerintah saat ini, sama sekali tidak mencerminkan wajah presiden Jokowi yang dikenal sebagai presiden bersih.

Adalah penting untuk didorong bahwa bersih pemerintahan itu sejatinya bukan karena sikap individual, tapi sebuah gerakan yang bisa menjadikan Indonesia bebas korupsi.

“Artinya, tidak cukup sekedar bersih diri sendiri, tapi juga harus ada kemauan menciptakan bersih Indonesia. Tentu inilah yang kita harapkan dari pemerintahan Jokowi. Lagi pula, penetapan tersangka calon kepala daerah, bukanlah ancaman bagi keamanan nasional.

Sejauh yang kita pahami, tidak ada ribut apapun karena adanya penetapan seseorang jadi tersangka korupsi. Sebaliknya, masyarakat menyambutnya dengan gembira karena upaya pemberantasan korupsi adalah amanah bagi seluruh penyelenggara negara. Oleh karena itu, membiarkan tersangka korupsi melaju jadi pemimpin daerah adalah malapetaka bagi bangsa,” tegas Ray. [Celebesnews.id]

Penulis : Hartono

Comments are closed.

Check Also

Presiden Jokowi Terima Kunjungan Menlu Arab Saudi di Istana Bogor

BOGOR, Presiden Joko Widodo menerima kunjungan kehormatan Menteri Luar Negeri Arab Saudi A…