Home PROVINSI SULUT Kejati Sulut Tahan Tersangka Korupsi DAK Pendidikan Sitaro Tahun 2012

Kejati Sulut Tahan Tersangka Korupsi DAK Pendidikan Sitaro Tahun 2012

Comments Off on Kejati Sulut Tahan Tersangka Korupsi DAK Pendidikan Sitaro Tahun 2012
0
468

MANADO, Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara (Kejati Sulut) menahan mantan Kepala Dinas Pendidikan dan Olahraga (Dikpora) Kabupaten Kepulauan Sitaro, Dra SW Katiandagho.

CELEBES NEWS – Mantan Kepala Dinas Pendidikan dan Olahraga (Dikpora) Kabupaten Kepulauan Sitaro, Dra SW Katiandagho (58) ditetapkan sebagai tersangka dan dijebloskan ke sel rumah tahanan negara (Rutan) kelas II Malendeng, Manado.

Kasie Dik Kejati Sulut, Lukman Effendy ke sejumlah wartawan menjelaskan Katiandagho ditahan setelah dinyatakan terbukti melakukan tindak pidana korupsi penyalahgunaan Dana Alokasi Khusus (DAK)  Pendidikan di Dikpora Kabupaten Kepulauan Sitaro tahun 2012.

“Benar, hari ini berdasarkan Surat Perintah Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara nomor : PRINT-  01/R.1/Fd.1/02/2018 tanggal 20 Februari 2018 Penyidik Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara telah melakukan penahanan terhadap Tersangka Dra. SWK, selaku Mantan Kepala Dinas Pendidikan Kab. Kepulauan Sitaro (sekarang menjabat Kadis Sosial Kab. Kepulauan Sitaro),” jelas Lukman didampingi Kasie Penkum, Yoni E. Malkka, Selasa (20/02/2018) sore tadi.

Kami tetapkan sebagai tersangka berdasarkan Surat Perintah Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara no. PRINT-253/R.1/Fd.1/02/2018 tanggal 20 Februari 2018, tambahnya.

“Tersangka diduga telah menyalahgunakan wewenang sebagai Kepala Dinas Pendidikan dengan melakukan pungutan sebesar 12% dari dana DAK yang diterima tiap sekolah untuk pembangunan gedung sekolah SD dan SMP. Total dana yang dikumpulkan sebesar Rp. 924.092.200. Ini hasil pengembangan atas 2 tersangka yang sudah di vonis sebelumnya, yaitu Kabid dan Sekdisnya. Total keduanya di vonis selama 6 tahun,” ungkap Lukman.

Menurut Lukman, Tersangka dikenakan pasal 2 ayat 1 jo pasal 3 jo jo pasal 12 huruf e dan pasal 12 huruf f pasal 18 UU No. 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dan ditambah oleh UU No. 20 tahun 2001 jo pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP.

“Penahanan dilakukan untuk selama 20 (dua puluh) hari, yaitu terhitung sejak hari ini sampai dengan tanggal 11 Maret 2018 di Rutan Kelas IIa Malendeng Manado,” kunci Lukman. [Celebesnews.id]

Penulis : Simon Siagian

Comments are closed.

Check Also

Masengi Soroti Program Pengembangan Bibit Padi Varietas Unggul Sulut

MANADO, Legislator Sulut, Edison Masengi menyoroti program pengembangan bibit padi varieta…