Home CAKRAWALA Mendagri Bantah OTT Marak Karena Pilkada

Mendagri Bantah OTT Marak Karena Pilkada

Komentar Dinonaktifkan pada Mendagri Bantah OTT Marak Karena Pilkada
0
61

JAKARTA, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo membantah anggapan bahwa banyaknya kepala daerah menerima suap dan terkena Operasi Tangkap Tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akibat dampak dari penyelenggaraan pemilihan kepala daerah. Yang mana perhelatan demokrasi tersebut membutuhkan biaya sangat mahal.

CELEBES NEWS – Tjahjo menegaskan bahwa kejadian yang mencoreng pemerintahan tersebut lebih karena masalah mental dari oknum Kepala Daerah tersebut.

“Ini bukan karena Pilkada yang memang mahal biayanya. Ini masalah mental mereka yang sangat disayangkan. Kan banyak yang ikut Pilkada juga tidak sampai tersangkut suap. Yang namanya Kepala Daerah, pastinya sudah paham area rawan korupsi. Wong kita ikutkan diklat yang diselenggarakan Kemendagri. Bahkan dari Deputi KPK juga ikut memberikan materi pencegahan korupsi,” kata Tjahjo di Kemendagri, Kamis (15/2/2018) sore.

Menurut Tjahjo dalam setiap diklat serta berbagai kesempatan bertemu Kepala Daerah, selalu dirinya mengingatkan area rawan korupsi. Dan dia mengaku tidak bosan-bosannya mengingatkan hal tersebut.
“Namun faktanya, itu masih saja ada yang kena OTT. Ini sangat menyedihkan. Artinya, ada yang tidak mau tahu itu. Ini kan keterlaluan. Lalu dengan gampangnya mereka pakai alasan menyalahkan Pilkada nya

Mendagri menambahkan, setiap ada OTT, ia selalu melapor kepada Presiden jika sudah ada keterangan resmi atau menerima surat resmi dari KPK. [Celebesnews.id]

Penulis : Hartono

Comments are closed.

Check Also

Anggaran 400 Milyar di alokasikan untuk THR Non PNS

JAKARTA, Sri Mulyani menjelaskan bahwa pegawai non PNS di Pemerintah Pusat tetap mendapatk…