Home CAKRAWALA Forum Akademisi Mendesak Arief Mundur, DPR dan MK Harus Bertanggungjawab

Forum Akademisi Mendesak Arief Mundur, DPR dan MK Harus Bertanggungjawab

Komentar Dinonaktifkan pada Forum Akademisi Mendesak Arief Mundur, DPR dan MK Harus Bertanggungjawab
0
74

JAKARTA – Desakan kepada Arief Hidayat untuk mundur dari jabatannya sebagai Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) dan Hakim Konstitusi terus terjadi.

CELEBES NEWS – Kemarin (13/2/2018) desakan mundur tersebut datang dari para akademisi yang tergabung dalam Forum Akademisi Selamatkan MK.

Forum Akademisi Selamatkan MK ini merupakan gabungan dari Sekolah Tinggi Hukum Indonesia (STHI) Jentera dan Ikatan Alumni Universitas Indonesia (ILUNI UI) bersama perwakilan dari 75 Guru Besar dari berbagai perguruan tinggi dan lembaga di Indonesia.

Menurut anggota forum tersebut, yang merupakan pakar hukum UGM  Sigit Riyanto, sikap dan moral Hakim Konstitusi adalah bagian penting dalam tugas mereka, disamping kemampuan dan ilmu di bidang hukum.

Yang mendapat amanah untuk duduk di sana, adalah orang-orang pilihan. bukan hanya kecakapan dalam ilmu (hukum) saja, tetapi juga ada standar moral yang itu merupakan bagian penting dari kita dalam rangka membangun peradaban bangsa dan negara. Dan saat ini kondisinya memprihatinkan, saat ini kita dihadapkan dalam situasi mereka yang duduk dalam pengawal konstitusi, ternyata tidak sesuai dengan standar etik. Maka desakan mundur pun muncul,” kata Sigit dalam diskusi Mengembalikan Marwah MK, di Sekretariat Ikatan Alumni Universitas Indonesia (ILUNI UI), Kampus UI Salemba, Jakarta Pusat, Rabu (14/2/2018) sore.

Sementara itu Guru Besar UI Saparinah Sadli menilai Arief harus menegakkan nilai moral saat menerima tugas penting sebagai Hakim Konstitusi serta Ketua MK. Saat ini, dia menilai nilai-nilai moral yang seharusnya melekat pada hakim sudah ditinggalkan Arief Hidayat. Maka pilihan yang tepat untuk Arief hanyalah, bersedia mengundurkan diri dari jabatan sebagai ketua MK.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur PUKAT UGM Zainal Arifin Muchtar mendesak DPR bertanggungjawab karena telah menunjuk Arief Hidayat sebagai Ketua MK, meskipun Arief telah dijatuhi sanksi pelanggaran etik dua kali. Zainal menilai proses penunjukan Arief yang sangat cepat, patut diduga telah melanggar aturan.

“‘Jadi Bill atau tagihan harus juga kita tagihkan kepada DPR. Dalam arti DPR harus bertanggungjawab atas terpilihnya Arief sebagai Ketua MK. Karena memaksakan seseorang yang kemudian cacat secara etik, atau kedua yang dipilih melalui proses yang tidak pas. Asal tunjuk saja, di UU MK itu jelas, ada pertimbangan objektif, transparan, akuntabel. Asas-asas yang harus dipenuhi untuk memilih seorang ,” kata Zainal.

Menurut Zainal, dirinya beserta para akademisi tidak mempunyai jalur untuk menurunkan Arief dari jabatannya. Kecuali Arief sadar dan mengundurkan diri atau masa jabatannya habis. Dia juga menyoroti delapan hakim Mahkamah Konstitusi yang menunjuk Arief secara aklamasi. Para hakim dan institusi Mahkamah Konstitusi tersebut, menurut Zainal juga harus bertanggungjawab. [Celebesnews.id]

Penulis : Hartono

Comments are closed.

Check Also

Transjakarta Sediakan Rute Khusus Jakarta Fair 2018

JAKARTA – Perseroan Terbatas Transportasi Jakarta (PT Transjakarta) membuka rute khu…