Home CAKRAWALA Berbagi Penanganan Konflik Wapres akan Bertolak ke Afganistan

Berbagi Penanganan Konflik Wapres akan Bertolak ke Afganistan

Komentar Dinonaktifkan pada Berbagi Penanganan Konflik Wapres akan Bertolak ke Afganistan
0
57

JAKARTA, Indonesia dipilih oleh Afganistan untuk membantu upaya perwujudan perdamaian di sana karena dianggap tidak memiliki kepentingan di negara tersebut.

CELEBES NEWS – Untuk berbagi penanganan konflik dan dan pemulihan pascakonflik Wakil Presiden Jusuf Kalla dijadwalkan berkunjung ke Afganistan.

“Mereka (Afghanistan High Peace Council) mengundang saya untuk datang ke Kabul, kira-kira tanggal 26 saya ke sana. Mereka sudah beberapa kali datang, pertama untuk berterima kasih atas kunjungan Presiden (Joko Widodo), kedua ingin lebih jauh lagi mencari pengalaman Indonesia dalam hal menyelesaikan konflik,” kata Jusuf Kalla di Kantor Wakil Presiden Jakarta, Selasa (13/2/2018)

Dalam kunjungannya ke Afganistan, Wapres akan bertemu dengan tokoh dan ulama di sana untuk memberikan bantuan sebagai sesama negara yang berpenduduk Islam.

Indonesia dipilih oleh Afganistan untuk membantu upaya perwujudan perdamaian di sana karena dianggap tidak memiliki kepentingan di negara tersebut.

Wapres pun tidak khawatir dengan adanya ancaman keamanan di Afganistan, menyusul terjadinya sejumlah serangan bom hingga menewaskan ratusan masyarakat.

“Kalau anda membicarakan menyelesaikan konflik didahului dengan ketakutan, ya jangan masuk (daerah konflik). Di mana-mana dulu, saya selesaikan penuh orang bunuh di Poso, di Ambon, di Aceh, ya kita masuk saja dan berdoa supaya baik. Kalau kita niat baik, Insya Allah itu akan baik,” jelasnya.

Senin (12/2/2018), Wapres Jusuf Kalla menerima rombongan delegasi perdamaian Afganistan, High Peace Council (HPC), yang hadir di Kantor Wakil Presiden Jakarta, dengan didampingi Menteri Luar Negeri Retno Marsudi dan Duta Besar Afganistan untuk Indonesia Roya Rahmani.

Menlu Retno mengatakan pertemuan tersebut merupakan kelanjutan dari pembahasan mengenai perwujudan dan proses perdamaian di Afganistan, di mana Pemerintah Indonesia mendukung penuh upaya tersebut.

“Indonesia dipercaya, atau bisa diterima, untuk bisa memberikan kontribusi terhadap proses perdamaiannya. Tadi mereka mengatakan sangat mengapresiasi komitmen Indonesia, kerja keras bahwa kita serius, dan setelah kita melakukan ‘sounding’ Indonesia juga dapat diterima oleh semua pihak,” kata Retno usai pertemuan di Jakarta, Senin (12/2/2018). [Celebesnews.id]

Penulis:Ralian

Comments are closed.

Check Also

Transjakarta Sediakan Rute Khusus Jakarta Fair 2018

JAKARTA – Perseroan Terbatas Transportasi Jakarta (PT Transjakarta) membuka rute khu…