Home KOTA KOTA MANADO Waspada! Beredar Mie Basah dan Bakso Mengandung Boraks di Manado

Waspada! Beredar Mie Basah dan Bakso Mengandung Boraks di Manado

Komentar Dinonaktifkan pada Waspada! Beredar Mie Basah dan Bakso Mengandung Boraks di Manado
0
778

MANADO, Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) di Manado menemukan bahan makan mie basah dan bakso yang mengandung bahan berbahaya boraks.

CELEBES NEWS – Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) di Manado menyurat ke Gubernur Sulawesi Utara terkait penemuan pangan yang mengandung bahan berbahaya di kota Manado.

Dalam surat nomor : TU.03.01.1025.01.18.0521 tanggal 31 Januari 2018 perihal temuan Pangan Mengandung Bahan Berbahaya di kota Manado, BPOM meminta dukungan dan adanya tindaklanjut oleh pemerintah Provinsi Sulut melalui organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, untuk menekan temuan pihaknya.

Dalam surat yang ditandatangani langsung Kepala BPOM Manado, Dra. Rustyawati, Apt, M.Kes, Epid, menginformasikan hasil tindak lanjut dari temuan boraks ilegal di desa Koka. Ada tiga hal hasil temuan pihaknya, yakni :

1. Mie basah yang beredar di pasar Bersehati ditemukan 12 sampel positif mengandung bahan berbahaya, yakni boraks dari total 13 sampel yang di uji (92,31%).

2. Mie basah yang beredar di pasar Karombasan ditemukan 7 sampel positif mengandung bahan berbahaya, yakni boraks dari 8 sampel yang di uji (87,50%).

3. Bakso yang beredar di pasar Bersehati ditemukan 1 sampel positif mengandung bahan berbahaya, yakni boraks daribtotal 10 sampel yang di uji (10,00%).

Adanya temuan itu, pihak BPOM mengatakan akan menindaklanjuti  dengan melakukan ;

1. Meningkatkan koordinasi dengan tim Pengawas Terpadu bahan berbahaya.

2. Mendorong produsen mie basah berkomitmen sesuai aturan.

3. Mengintensifkan pengawasan bersama tim pengawas terpadu bahan berbahaya.

Namun anehnya, Kepala BPOM Manado, Dra. Rustyawati, Apt, M.Kes, Epid di konfirmasi awak media melalui nomor telepon selulernya meminta agar informasi penemuan boraks untuk tidak di publikasikan. “Pagi rekan2 wartawan. Mhn maaf baru sempat respon krn padatnya agenda kami. Penanganan mie berborax hrs komprehensif dan sinergi dg sektor terkait lainnya mengingat ini menyangkut banyak aspek. Jd mohon utk tdk diblowup dulu. Beri kami kesempatan utk bekerja bergandeng tangan menangani ini scr sistematis krn banyak info yg harus kami gali dulu. Perkembangannya akan kami kabari. Tks,” tulis Kepala BPOM Manado, Dra. Rustyawati, Apt, M.Kes, Epid, Selasa (6/02/2018).

Dikonfirmasi terpisah, Direktur Utama PD. Pasar Manado, Fery A. Keintjem, SE, Ak mengakui belum menerima surat tembusan dari BPOM Manado. “Belum terima suratnya,” jawab Keintjem.

Surat ke Gubernur Sulut, memberi tembusan ke pihak terkait, yakni ;

1. Kepala Badan POM RI

2. Wali Kota Manado

3. Dinas Perdagangan Daerah Prov. Sulut

4. Kepala Dinas Kesehatan Daerah Prov Sulut

5. Kepala Dinas Perdagangan kota Manado

6. Kepala Dinas Kesehatan kota Manado

7. PD. Pasar Kota Manado.

[Celebesnews.id]

Penulis : Simon Siagian

Comments are closed.

Check Also

Pemkot Manado Dukung RSUP Prof RD Kandou Terakreditasi Internasional

MANADO, Pemerintah Kota Manado mendukung RSUP Prof RD. Kandou terakreditasi Internasional.…