Home KOTA KOTA MANADO PEMKOT MANADO 12 Mahasiswa STIK-PTIK Belajar Kondisi Lalulintas Kota Manado

12 Mahasiswa STIK-PTIK Belajar Kondisi Lalulintas Kota Manado

Comments Off on 12 Mahasiswa STIK-PTIK Belajar Kondisi Lalulintas Kota Manado
0
186

MANADO, Sebanyak 12 orang mahasiswa calon Sarjana Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian dan Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK-PTIK) Republik Indonesia datang belajar kondisi arus lalulintas kota Manado.

CELEBES NEWS – Wali kota Manado, GS. Vicky Lumentut bersama Wakil Walikota Mor Dominus Bastiaan SE dan Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah (Sekda) Manado Drs Rum Dj Usulu menerima 12 orang mahasiswa calon Sarjana Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian dan Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK-PTIK) Republik Indonesia. Kedatangan mahasiswa STIK-PTIK angkatan 73 yang di dampingi Perwira pendamping Kombes Pol Drs Guntur Widodo MSi itu untuk belajar seputar kondisi arus lalulintas di Kota Manado.

Kepala Kepolisian Resort Kota (Kapolresta) Manado, Kombes Pol FX Surya Kumara dalam sambutannya menfucapkan terima kasih kepada Pemkot Manado yang telah menerima kunjungan mahasiswa STIK-PTIK. “Selaku Kapolresta, saya sangat berterima kasih kepada pemerintah Kota Manado yang telah menerima kedatangan adik-adik mahasiswa STIK-PTIK. Sebanyak 12 mahasiswa yang datang merupakan kegiatan Out Campus yakni datang ,” ujar Kumara di aula Serbaguna Pemkot Manado, Senin (05/02/2018).

Lebih lanjut Kunara menjelaskan, ke-12 mahasiswa STIK-PTIK angkatan 73 itu akan turun lapangan mengamati kondisi lalu lintas di ibukota Propinsi Sulawesi Utara ini. “Problem Serving, untuk membantu memecahkan permasalahan yang ada di Kota Manado. Hari Jumat nanti, akan ada laporan pemaparan hasil pantauan dilapangan dari 12 mahasiswa ini,” jelas Kumara.

Sementara itu, Wali kota Manado, GS. Vicky Lumentut mengungkapkan tiga masalah besar yang dihadapi Pemkot Manado, yakni Banjir Air, Banjir Sampah dan Banjir Kendaraan. Khusus Banjir Kendaraan agar tidak menimbulkan kemacetan, Pemkot telah mengeluarkan kebijakan menegakkan aturan lalu lintas yang ada. “Ada tiga kendala atau problem di Kota Manado, yakni Banjir karena kiriman air, Banjir sampah berarti perekonomian warga terus meningkat dan Banjir kendaraan. Mengatasi macet saat ini, kami membuat kebijakan bagi mereka yang melawan aturan di jalan, yakni melakukan operasi pengempesan atau pengembosan ban yang parkir sembarangan, atau ditempat dilarang parkir dan diatas trotoar,” jelas orang nomor satu di kota Manado ini.

Sebagai langkah pengawasan terhadap aktifitas Kota Manado termasuk di jalan raya, tambahnya, Pemkot telah memasang CCTV ditempat-tempat strategis. “Saat ini, sejumlah lokasi strategis telah dipasang CCTV agar mudah memantau aktifitas dan pergerakkan pelanggar aturan,” terangnya.

Menurut Lumentut, hal itu dilakukan untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi tamu yang datang ke Kota Manado. Apalagi, Manado telah masuk sebagai salah satu destinasi wisata di Indonesia. “Kondisi kita di Manado sampai saat ini relatif aman, dan telah ditetapkan Kementerian Pariwisata sebagai 15 kota Destinasi Wisata di Indonesia. Jadi sudah pasti banyak turis sekarang datang ke Manado, dan itu menimbulkan permasalahan seputar lalulintas yakni kemacetan,” pungkas Walikota Vicky Lumentut, seraya berharap ke-12 mahasiswa STIK-PTIK dapat berhasil dan semoga boleh bertugas di Kota Manado nantinya.

Ke 12 orang mahasiswa calon Sarjana Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian dan Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK-PTIK) Republik Indonesia juga sempat mengunjungi Cerdas Command Center Pemkot Manado. [Celebesnews.id]

Penulis : Simon Siagian

Comments are closed.

Check Also

Pengangguran Turun 4,92 Persen, Disnaker Manado Sediakan 1329 Lowker di Job Fair 2018

MANADO, Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Manado menyediakan 1329 Lowongan Kerja pada …