Home CAKRAWALA MANCANEGARA Trump Ungkap Memo Rahasia Penyelidikan Berkas Campur Tangan Rusia

Trump Ungkap Memo Rahasia Penyelidikan Berkas Campur Tangan Rusia

Comments Off on Trump Ungkap Memo Rahasia Penyelidikan Berkas Campur Tangan Rusia
0
70

PALM BEACH – Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan pada Sabtu (3/2/2018) bahwa memo rahasia yang bermasalah, yang menyerang penegakan hukum federal, ditulis oleh anggota kongres Partai Republik, membuktikan kebenarannya dalam penyelidikan campur tangan Rusia pada pemilihan presiden 2016.

CELEBES NEWS – Dukungan Trump atas memo tersebut mengangkat kembali kemungkinan bahwa dia dapat menggunakannya sebagai pembenaran untuk memecat pengacara khusus Robert Mueller, yang melakukan penyelidikan itu, atau Wakil Jaksa Rod Rosenstein, yang mengawasi Mueller.

Saat mengirim pesan dari loka wisatanya di Palm Beach, Florida, Trump mengatakan memo itu “betul-betul membuktikan kebenarannya”, namun menambahkan bahwa “perburuan sasaran di balik Rusia akan terus berlangsung. Mereka tidak melakukan kerja sama dan tidak ada usaha penghalangan”. Dia menyebut penyelidikan itu adalah “aib Amerika Serikat”.

Gedung Putih mengatakan tidak akan ada perubahan di Departemen Kehakiman sebagai hasil kesimpulan memo tersebut.

Memo yang ditulis anggota Partai Republik di Komite Intelijen Perwakilan AS, yang diketuai Devin Nunes, berpendapat bahwa penyelidikan federal tentang kemungkinan kolusi antara kampanye presiden Trump pada 2016 dan Rusia merupakan produk bias politik terhadap Trump di Biro Investigasi Federal (FBI) dan Departemen Kehakiman.

Trey Gowdy, ketua komite pengawas yang berkuasa dari Partai Republik, tidak setuju dengan Trump dan mengatakan bahwa memo tersebut tidak berdampak pada penyelidikan Rusia.

“Bukan untuk saya, tidak, dan saya sangat terlibat secara integral dalam penyusunannya,” kata Gowdy dalam pratinjau wawancara, yang akan disiarkan di CBS “Face the Nation” pada Minggu (4/2/2018).

Gowdy, yang mengatakan pekan ini bahwa dia tidak akan mencalonkan dirinya kembali pada November, mengatakan penyelidikan Rusia akan tetap ada terlepas dari sebuah berkas yang pada memo yang mengatakan bahwa FBI menerima sebuah sumber yang sangat bias terhadap Trump.

Jerrold Nadler, anggota Partai Demokrat teratas di Komite Kehakiman DPR, mengatakan bahwa keputusan Trump untuk mengizinkan perilisan memo tersebut adalah, “bagian dari usaha propaganda terkoordinasi untuk mendiskreditkan, melumpuhkan dan menumbangkan penyelidikan Rusia”.

Beberapa anggota Partai Republik juga mengritik penyiaran memo tersebut. John Kasich, gubernur Ohio dan mantan pesaing Trump dalam pencalonan presiden, menyebutnya sebagai hal merugikan negara. [celebesnews.id]

Penulis : Ajie

Comments are closed.

Check Also

Perdana Menteri Etiopia Mundur Keadaan Darurat Diberlakukan

ADDIS ABABA, – Siraj Fegessa Menteri pertahanan Etiopia Sabtu, (17/2/2018), mengatak…