Home CAKRAWALA EKONOMI Nilai Perdagangan China-ASEAN Capai 500 Miliar Dolar AS

Nilai Perdagangan China-ASEAN Capai 500 Miliar Dolar AS

Komentar Dinonaktifkan pada Nilai Perdagangan China-ASEAN Capai 500 Miliar Dolar AS
0
135

JAKARTA,  Sejak China-ASEAN memulai proses dialog pada 1991, kerja sama bilateral telah tumbuh melompat dan melampaui target. Selain itu, nilai ekspor ASEAN ke China pada 2017 juga tumbuh sebesar 21 persen, dan jumlah saling kunjung juga meningkat pesat setiap tahun, mencapai 38 juta pada 2016.

CELEBES NEWS – Selama delapan tahun berturut-turut China telah menjadi mitra dagang terbesar bagi ASEAN dan untuk pertama kalinya meraih nilai perdagangan bilateral sebesar 500 miliar dolar AS pada 2017.

“Sejak kedua belah pihak memulai proses dialog pada 1991, kerja sama bilateral telah tumbuh melompat dan melampaui target,” ujar Duta Besar China untuk ASEAN, Huang Xilian dalam sambutan pada acara resepsi dan perayaan Festival Musim Semi yang digelar oleh Misi Republik Rakyat China untuk ASEAN di Jakarta, Kamis (1/2/2018) malam.

Dubes menambahkan bahwan nilai ekspor ASEAN ke China pada 2017 juga tumbuh sebesar 21 persen, dan jumlah saling kunjung juga meningkat
pesat setiap tahun, mencapai 38 juta pada 2016.

“Kini ada 7.500 penerbangan bolak balik antara negara-negara anggota ASEAN dan China per pekan, dan jumlah ini akan meningkat pada tahun-tahun mendatang,” jelas Dubes Huang.

Menurut dia, kemitraan ASEAN dan China tidak hanya menguntungkan bagi masyarakat kedua belah pihak yang berjumlah dua milyar jiwa, tapi juga mendukung perdamaian dan stabilitas di kawasan.

Melalui kerangka kerja seperti “ASEAN Plus Three”, Konferensi Tingkat Tinggi Asia Timur, dan Forum Kawasan ASEAN, China terlibat aktif dalam mitra dialog ASEAN, dan bekerja sama dalam meningkatkan arsitektur kawasan yang dipimpin oleh ASEAN untuk kepentingan perdamaian, keamanan, dan kesejahteraan masyarakat.

Dubes Huang menegaskan bahwa China dan negara-negara anggota ASEAN adalah tetangga yang baik satu sama lain, kawan yang dapat dipercaya dan mitra yang dekat yang terhubung melalui pegunungan, sungai-sungai dan ikatan sejarah.

“ASEAN selalu ada dalam agenda diplomatik China dan merupakan kawasan proritas dalam penerapan “Belt and Road Initiative” (BRI) yang digagas
oleh Presiden Xi Jinping pada 2015.

BRI adalah upaya untuk memperluas peluang bagi pembangunan dan kesejahteraan bersama melalui kerja sama yang saling menguntungkan.

Hingga 2015 China telah berkontribusi lebih dari 70 persen pembangunan infrastruktur di Asia dengan nilai investasi senilai 686 miliar dolar AS.

Berdasarkan data Asian Development Bank (ADB), nilai investasi untuk pembangunan infrastruktur di Asia dalam kurun 2016-2020 diperkirakan mencapai 26 triliun dolar AS dengan porsi terbesar pada proyek pembangkit listrik senilai 11,69 miliar dolar AS.

Sektor publik mendanai sekitar 92 persen investasi infrastruktur kawasan, termasuk diantaranya 90 persen di Asia Timur yang didanai oleh China dan 62 persen di Asia Selatan. [Celebesnews.id]

Penulis: Ralian

Comments are closed.

Check Also

Wamenlu: Pemerintah Minta Dukungan Ceko atas Produk-produk Kelapa Sawit Dijual  di Eropa

JAKARTA, Sebanyak 17 juta petani kelapa sawit Indonesia bergantung pemasran produk kepala …