Home KOTA KOTA MANADO PEMKOT MANADO Maret 2018, Disdukcapil Manado Layani Pembuatan 2000 KTP Anak

Maret 2018, Disdukcapil Manado Layani Pembuatan 2000 KTP Anak

Komentar Dinonaktifkan pada Maret 2018, Disdukcapil Manado Layani Pembuatan 2000 KTP Anak
0
689

MANADO, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Manado akan mulai melayani pembuatan KTP anak di bulan Maret 2018.

CELEBES NEWS – Pemerintah Kota Manado melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Manado mulai membuka pelayanan pembuatan Kartu Tanda Penduduk (KTP) untuk anak di bulan Maret 2018.

Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Kadisdukcapil) Kota Manado, Julises Deffie Oehlers, SH ke Celebesnews mengatakan saat ini pihaknya tengah memperaiapkan pelayanan pembuatan KTP anak yang bernama Kartu Identitas Anak (KIA). “Kita buka pelayanan pembuatan KIA tahap pertama di bulan Maret nanti. Tahap pertama ini kita akan layani untuk 2000 anak,” jelas Oehlers ditemui di ruang kerjanya tengah bersiap berangkat ke Jakarta, Selasa (23/1/2018) sore.

Menurut Oehlers, pihaknya menyesuaikan dengan anggaran. “Pembuatan 2000 lembar KIA di bulan Maret nanti, kita sesuaikan dengan anggaran. Akan kita tingkatkan lagi di tahapan selanjutnya,” terang Oehlers.

Oehlers mengatakan, pembuatan KIA sesuai Permendagri nomor 2 tahun 2016 tentang Kartu Identitas Anak. “KIA itu di terbitkan untuk mendorong peningkatan pendataan, perlindungan, dan pemenuhan hak konstitusional anak. “Pembuatan KTP anak atau KIA ini ada 2 jenis, yaitu untuk anak yang berusia 0-5 tahun dan untuk anak 5 sampai 17 tahun,” ungkapnya.

Oehlers menjelaskan, bagi anak warga negara Indonesia (WNI) yang baru lahir, nantinya KTP anak atau KIA akan di terbitkan bersamaan dengan penerbitan akte kelahiran. Ia juga merincikan syarat-syarat yang harus dipenuhi untuk anak WNI yang belum berusia 5 tahun tetapi belum memiliki KIA, yaitu ; Fotocopy kutipan akta kelahiran dan menunjukan kutipan akta kelahiran aslinya, KK asli orang tua/wali; dan KTP asli kedua orangtuanya/wali.

Sementara itu untuk anak WNI yang telah berusia 5 tahun tetapi belum memiliki KIA harus memenuhi persyaratan yakni ; Fotocopy kutipan akta kelahiran dan menunjukan kutipan akta kelahiran aslinya, KK asli orangtua/wali, KTP asli kedua orangtuanya/wali dan pas foto Anak berwarna ukuran 2 x 3 sebanyak 2 (dua) lembar.

“Untuk anak warga negara asing yang tinggal di Indonesia, di kota Manado, juga bisa mendapatkan KIA, tapi harus memenuhi persyaratan, yaitu ; fotocopy paspor dan izin tinggal tetap, KK Asli orang tua/wali dan KTP elektronik asli kedua orangtuanya,” beber Oehlers.

Ia juga sempat membeberkan prosedur pembuatan KIA sesuai pasal 13 Permendagri nomor 2 tahun 2016 tentang Kartu Identitas Anak (KIA), yaitu ;
1. Pemohon atau orangtua anak menyerahkan persyaratan penerbitan KIA dengan menyerahkan persyaratan ke Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) setempat.
2. Kepala Dinas menandatangani dan menerbitkan KIA.
3. KIA dapat diberikan kepada pemohon atau orangtuanya di kantor Dinas atau kecamatan atau desa/kelurahan.

4. Dinas dapat menerbitkan KIA dalam pelayanan keliling dengan cara jemput bola di sekolah-sekolah, rumah sakit, taman bacaan, tempat hiburan anak-anak dan tempat layanan lainnya, agar cakupan kepemilikan KIA dapat maksimal.

“Untuk anak warga negara asing, juga ada prosedurnya, yaitu ; untuk anak yang telah memiliki paspor, orangtua anak melaporkan ke Disdukcapil dengan menyerahkan persyaratan untuk menerbitkan KIA. Kemudian Kepala Dinas menandatangani dan menerbitkan KIA. Selanjutnya KIA dapat diberikan kepada pemohon atau orangtuanya di kantor Disdukcapil,” tandas Oehlers. [Celebesnews.id]

Penulis : Simon Siagian

Comments are closed.

Check Also

Sat Pol PP Manado Akan Segel Perumahan Mewah Milik AKR Land Development

MANADO, Pemkot Manado melalui Satuan Polisi Pamong Praja segera menyegel beberapa proyek p…