Home CAKRAWALA POLITIK Politik Uang dalam Pilkada, Embrio Korupsi Kepala Daerah

Politik Uang dalam Pilkada, Embrio Korupsi Kepala Daerah

Komentar Dinonaktifkan pada Politik Uang dalam Pilkada, Embrio Korupsi Kepala Daerah
0
168

JAKARTA, Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Abhan mengatakan bahwa pihaknya perlu untuk terus menyuarakan gerakan memerangi politik uang dalam Pilkada, karena ingin mencegah bahaya laten korupsi, yang kini menjerat banyak Kepala Daerah.

CELEBES NEWS – “Jadi mengapa kita harus terus menyuarakan perang terhadap politik uang dalam Pilkada, karena politik uang dalam Pilkada, itu adalah mmbrio korupsi Kepala Daerah. Kita tahu bahwa banyak Kepala Daerah terjerat kasus korupsi, ya antara lain karena alasan untuk mengembalikan uang yang begitu banyak dikeluarkan pada saat Pilkada. Uang yang begitu banyak itu harus keluar, karena adanya transaksi , ada politik uang untuk dukungan,” kata Abhan saat menjadi pembicara pada Konggres KIPP Indonesia di Aula Soegondo Djojopuspito, Cibubur, Jakarta Timur, Minggu (14/1/2018) siang.

Menurut pria asal Pekalongan Jateng tersebut, perlu juga diteliti tentang fenomena paslon tunggal di Pilkada Serentak selama ini. Hal ini karena boleh jadi paslon tunggal terjadi, karena adanya “borong dukungan” dari seluruh parpol yang ada di daerah tersebut.

“Bisa jadi (paslon tunggal) ini, karena paslon ini bisa memborong dukungan seluruh parpol yang ada. Parpol yang ada juga bersikap pragmatis saja. Tidak mau susah payah untuk mencalonkan kadernya. Borong dukungan seperti ini jelas menimbulkan high cost politik. Yang mana itu berpotensi akan dibayar saat menjabat. Dan itu berpotensi menimbulkan praktek korupsi oleh Kepala Daerah,” pungkas Abhan. [Celebesnews.id]

Penulis : Hartono

Comments are closed.

Check Also

Sohibul Yakin Politik Uang Tak Kuat Pengaruhnya

JAKARTA – Politik uang hingga kini dianggap sebagai alat yang efektif untuk ‘m…