Home CAKRAWALA Bantah Kriminalisasi, Kemendagri Menilai Bupati Kep Talaud Sengaja Melanggar Aturan

Bantah Kriminalisasi, Kemendagri Menilai Bupati Kep Talaud Sengaja Melanggar Aturan

Comments Off on Bantah Kriminalisasi, Kemendagri Menilai Bupati Kep Talaud Sengaja Melanggar Aturan
0
1,117

JAKARTA, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mengambil langkah tegas, dengan menonaktifkan Bupati Kepulauan Talaud Sri Wahyuni selama 3 bulan sehubungan dengan perjalanan Sri Wahyuni ke Amerika Serikat (AS) tanpa izin Menteri Dalam Negeri (Mendagri).

CELEBES NEWS – Menurut Direktur Fasilitas Kepala Daerah, DPD dan Hubungan antar lembaga (FKDH) Kemendagri, Akmal Malik, pihaknya mengambil langkah tegas, karena menilai Sri tahu aturan tapi sengaja melanggar aturan tersebut. Akmal juga menolak tudingan bahwa Kemendagri mengkriminalisasi Sri.

“Kami melihat Bupati (Sri-red) tahu aturannya, tapi sengaja melanggar. Maka kami nonaktifkan. Ini bukan kriminalisasi. Sama sekali bukan. Tapi kami semata-mata menegakkan aturan. Saya bilang tahu aturan, karena ketika beliau (Sri) berangkat ke Thailand beliau minta ijin. Kita ada bukti laporan ijin dari dia. Tapi waktu ke Amerika kenapa nggak minta ijin. Logika kita, beliau tahu itu aturan, tapi melanggar. Itu kan sengaja namanya,” kata Akmal usai Kongres KIPP Indonesia di Aula PP PON Cibubur, Jakarta Timur, Minggu (14/1/2018) siang.

Menurut Akmal, berdasarkan aturan, Kemendagri hanya memberikan izin selama 7 hari untuk setiap kepala daerah yang akan keluar negeri. Yang patut menjadi perhatian adalah, Bupati Sri dua kali pergi ke Amerika Serikat (AS) dalam waktu sebulan.

“Ijin yang diberikan itu cuma 7 hari. Prinsipnya kita tidak ingin kepala daerah berlama-lama di luar negeri. Termasuk Kepala Daerah itu berangkat dengan biaya sendiri. Kami buat aturan tegas untuk mengingatkan Kepala Daerah bahwa banyak masyarakat yang harus diurus. Jangan lama-lama pergi ke luar negeri,” jelas Akmal.

Surat Keputusan (SK) penonaktifan Sri, menurut Akmal sudah diterima oleh Kepala Biro Pemerintahan Sulut. SK itu kemudian menjadi tugas provinsi Sulut untuk diserahkan kepada Bupati Sri. [Celebesnews.id]

Penulis: Hartono

Comments are closed.

Check Also

Menlu Tepati Janji Pemerintah, Serahkan WNI Sandera Abu Sayyaf Kembali ke Keluarga

JAKARTA – Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi menyerahkan dua warga negara Indonesi…