Home CAKRAWALA HUKUM Pengedar Magic Mushroom Bisa Dijerat Hukuman Mati

Pengedar Magic Mushroom Bisa Dijerat Hukuman Mati

Comments Off on Pengedar Magic Mushroom Bisa Dijerat Hukuman Mati
0
47

SAMPIT, Isu peredaran jamur kotoran sapi atau yang lebih dikenal dengan sebutan magic mushroom. membuat polisi terang-terangan mengancam pengguna dan pemilik jamur setan itu dengan jerat hukum.

CELEBES NEWS – Pasalnya, kandungan zat bernama psilosibina di dalam jamur tersebut dikategorikan sebagai narkotika alami.

Kasat Reserse Narkoba Polres Kotim, AKP Yonals Nata Putera mengatakan kandungan psilosibina dalam jamur tersebut terdapat dalam undang-undang narkotika.

Menurut undang-undang tersebut, magic mushroom tergolong dalam narkotika golongan 1 atau setingkat dengan Ganja. Pengedar (Penjual) dan pengguna yang selama ini menganggap jamur setan tersebut bukan narkoba, namun harus berhati-hati karena jika mereka mengkonsumsinya bisa terjerat pidana.

”Dalam undang-undang tersebut memang tidak secara jelas menyebut jamur. Namun kandungan psilosibina dalam magic mushroom jelas-jelas merupakan narkotika alami yang merupakan bahan dasar pembuatan narkotika golongan 1 seperti opium dan morfin,” terangnya.

Zat aktif psilosibina yang dikonsumsi dari magic mushroom, dapat menyerang sel otak. Akibatnya, gelembung-gelembung di otak yang biasa menyerap oksigen dapat mati dan membuat kerja otak melamban dan menurun drastis.

Yonals melanjutkan, ancaman hukum yang diberikan kepada pengedar magic mushroom juga tak main-main. Siapapun yang menyebarkan jamur jenis itu bisa dijerat dengan pasal 114 ayat 2, Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman maksimal hukuman mati.

”Saya peringatkan sekali lagi, siapapun yang mengedarkan jamur kotoran sapi tersebut baik dalam jumlah kecil maupun besar bisa dihukum mati,” tegasnya. [Celebesnews.id]

Penulis : Fredric

Comments are closed.

Check Also

Aniaya Anak Buah, Kasatpol PP DKI Dilaporkan ke Polda Metro Jaya

JAKARTA, Kasatpol PP menuduh menyebarkan berita acara pengeluaran barang (reklame) ke medi…