Home CAKRAWALA POLITIK Parpol Dilarang Meminta Mahar Kepada Calon

Parpol Dilarang Meminta Mahar Kepada Calon

Komentar Dinonaktifkan pada Parpol Dilarang Meminta Mahar Kepada Calon
0
247

JAKARTA – Berdasarkan aturan, partai politik dilarang meminta mahar dalam jumlah tertentu kepada calon yang akan diusungnya dalam Pilkada. Praktek mahar berpotensi merusak kualitas Pilkada. Demikian dikatakan pengamat politik Universitas Paramadina Toto Sugiarto.

CELEBES NEWS – “Partai politik dilarang meminta mahar, atau uang perahu atau apapun namanya kepada calon yang akan diusungnya. Praktek seperti ini akan merusak kualitas Pilkada kita. Bisa terjadi jual beli yang mengalahkan pertimbangan kapasitas, kapabilitas dan integritas sosok yang diusung. Yang bisa kasih uang yang sesuai mahar yang ditentukan bisa diusung. Kalau uangnya dari hasil yang tidak halal kan berbahaya ,” kata Toto saat dihubungi celebesnews.id, Jum’at (12/1/2018) sore.

Namun demikian, untuk kampanye dan atribut serta operasional memang butuh biaya yang variatif besarnya. Tergantung luas wilayah, tingkat kesulitan mencapai wilayah tertentu di sebuah provinsi. Apalagi bila tidak dibiayai negara, maka ya harus ada yang membiayai.

“Memang tetap butuh biaya. Tidak semuanya bisa gratis, karena ada jenis kampanye yang tidak dibiayai negara. Kampanye semacam itu dibiayai sendiri. Disinilah parpol membutuhkan biaya, biaya kampanye seperti ini biasanya dibiayai paslon. Tapi ini berbeda sifatnya dengan mahar. Mahar dilarang, sedangkan biaya kampanye yang tidak dibiayai negara, dibicarakan bersama paslon dan para parpol pengusung,” kata Toto. [Celebesnews.id]

Penulis : Hartono

Comments are closed.

Check Also

Lulung Mantap Pindah ke PAN, PPP: Harusnya Mundur dari DPRD

JAKARTA,”Jadi ya kita hormati saja pilihan Lulung jika memang harus pindah partai ka…