Home KOTA KOTA MANADO PEMKOT MANADO Gembosi Ban, Kadishub Manado: Payung Hukum Kami Perwako Nomor 4 Tahun 2018

Gembosi Ban, Kadishub Manado: Payung Hukum Kami Perwako Nomor 4 Tahun 2018

Komentar Dinonaktifkan pada Gembosi Ban, Kadishub Manado: Payung Hukum Kami Perwako Nomor 4 Tahun 2018
0
873

MANADO, Tindakan penertiban yang dilakukan Dinas Perhubungan Kota Manado dengan menggembosi ban kendaraan roda 4 (R4) dan roda 2 (R2) yang parkir di zona bebas parkir berdasarkan Peraturan Wali Kota Manado nomor 4 tahun 2018.

CELEBES NEWS – Tindakan penertiban kendaraan yang parkir di zona bebas parkir yang di lakukan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Manado selama ini menuai Pro kontra dari masyarakat. Banyak masyarakat yang mempertanyakan payung hukum Dishub melakukan penertiban dengan cara menggembosi ban kendaraan.

Plt. Kepala Dinas Perhubungan Kota Manado, M. Sofyan, AP, M.Si yang di temui Celebesnews di tengah-tengah kegiatan operasi penertiban siang tadi mengakui pihaknya memiliki payung hukum yang sah dalam melakukan tindakan. “Memang saya lihat di media sosial banyak yang mempertanyakan payung hukumnya. Payung hukumnya Peraturan Wali Kota (Perwako) Manado nomor 4 tahun 2018, tentang Penataan dan Penindakan Parkir di Kota Manado yang di terbitkan Pemerintah Kota Manado di awal Januari 2018 ini. Itu payung hukumnya,” jelas Sofyan yang sedang melakukan tindakan penertiban pada kendaraan R4 di depan hotel Sahid Kawanua Manado, Kamis (11/1/2018) siang tadi.

Perwako ini memuat tentang bentuk tindakan penertiban bagi kendaraan yang di temukan parkir di zona bebas parkir, tambah Sofyan.

Lebih lanjut Sofyan mengungkapkan, penindakan atas pelanggaran lalu lintas/parkir bukan baru tahun ini kita lakukan. “Sejak tahun 2017, Dishub Manado dan Sat Lantas sudah melakukan sosialisasi. Kita lakukan juga tindakan yang sama untuk tujuan memberi efek jera kepada pengemudi kendaraan yg melanggar rambu lalin/pelanggaran parkir. Tahun ini kita pertegas dengan adanya Perwako nomor 4 tahun 2018. Sanksi dari pelanggaran ini tidak hanya digembosi atau cabut pentil, tetapi sampai pada kunci bola, pemasangan stiker hingga penderekan kendaraan dan di kenakan denda tilang pada kendaraan yg kedapatan melanggar,” ungkap lulusan STPDN ini.

Menurut Sofyan, tindakan penertiban yang dilakukan pihaknya untuk menciptakan kenyamanan masyarakat di jalan raya. “Kemacetan selalu menjadi keluhan masyarakat Kota Manado. Penataan lalulintas kita awali dari penertiban kendaraan yang parkir tidak pada tempatnya. Ini perlu proses waktu dan yang lebih utama kerjasama dan dukungan masyarakat. Setiap hari kami lakukan penertiban, hingga masyarakat sendiri menyadari begitu pentingnya hidup tertib di jalan raya,” kunci mantan Camat Tikala ini. [Celebesnews.id]

Penulis : Simon Siagian

Comments are closed.

Check Also

Pimpin Apel Usai Cuti Bersama, Wali kota Minta ASN Bekerja dan Beri Layanan Prima

MANADO, Wali kota Manado , GS Vicky Lumentut mengajak ASN dan THL Pemkot Manado agar berse…