Home DENGAR PALAKAT DENGAR PALAKAT MANADO Wow! Klinik Madani Tak Beri Imunisasi Vaksin HB 0 ke Bayi Yang Baru Lahir

Wow! Klinik Madani Tak Beri Imunisasi Vaksin HB 0 ke Bayi Yang Baru Lahir

Komentar Dinonaktifkan pada Wow! Klinik Madani Tak Beri Imunisasi Vaksin HB 0 ke Bayi Yang Baru Lahir
0
736

MANADO, Klinik Madani Manado di keluhkan pasiennya karena tidak memberikan imunisasi vaksin Hepatitis B 0 (HB 0) ke bayinya.

CELEBES NEWS – Seorang ibu yang baru melakukan persalinan mengeluhkan pelayanan klinik Madani yang terletak di jalan Pogidon nomor 9 Kelurahan Maasing. Pasalnya bayi laki-lakinya yang baru lahir normal pada 22 Desember 2017 lalu di Klinik Madani Manado tidak di berikan imunisasi vaksin Hepatitis B-0 (HB 0) oleh pihak klinik Madani.

“Saya masuk ke klinik Madani tanggal 22 Desember 2017 dan malamnya langsung melahirkan. Saya di izinkan pulang pada tanggal 24 Desember 2017. Saat pulang, pihak klinik memberitahukan, anak saya belum di suntik vaksin dan dipersilahkan balik pada hari Sabtu depannya, karena vaksin habis. Silahkan tinggalkan nomor handphone, nanti di telepon,” ungkap pasien menirukan perkataan Suster yang bertugas saat itu.

Bahkan diperoleh informasi, masih ada 6 bayi lagi yang lahir di Klinik Madani hingga kini tak juga di berikan vaksin HB 0.

Mendapat laporan peristiwa ini, Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Kota Manado, dr. Robby Motoh ke Celebesnews menjelaskan stok vaksin dasar HB 0 di Dinas Kesehatan Kota Manado tersedia lebih dari cukup. “Stok vaksin HB 0 di dinas Kesehatan (Dinkes) tetap tersedia, stoknya lebih dari cukup. Kalau klinik tersebut menyatakan habis, seharusnya mereka mengajukan permintaan ke Dinkes Manado. Dan sebagai klinik, seharusnya mereka selalu memiliki stok vaksin HB 0. Vaksin itu wajib di berikan karena itu vaksin dasar,” jelas Mottoh, Senin (8/1/2018) sore.

Mottoh juga mengungkapkan, vaksin HB 0 disediakan oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes) yang di salurkan melalui Dinkes Propinsi. “Dinkes Kota dan Kabupaten tinggal meminta dari Dinkes Propinsi. Selanjutnya di salurkan ke puskesmas, klinik swasta, rumah sakit pemerintah dan swasta juga. Gratis,” beber Mottoh.

Mottoh juga sempat membeberkan mekanisme untuk mendapatkan vaksin HB 0 dari dinkes Manado. “Mekanismenya mereka mengajukan permintaan. Tapi secara rutin juga harus memasukan laporan penggunaannya ke dinkes Manado. Itu untuk laporan pertanggungjawaban kita ke Kemenkes RI,” beber Mottoh.

Sementara itu pihak Klinik Madani, dr. Suyanto Yusuf yang di ketahui sebagai pemilik Klinik Madani Manado saat di konfirmasi Celebesnews melalui nomor hpnya 085240134*** tidak menjawab. Di konfirmasi kembali melalui SMS (Short Message Service), hingga berita ini di tayangkan tak juga memberi jawaban.

Pemerintah Indonesia sendiri melalui Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia (Permenkes RI) Nomor 42 Tahun 2013 tentang Penyelenggaraan Imunisasi Bagian Ke Dua tentang Imunisasi Wajib, pada pasal 6 ayat 2 secara jelas mewajibkan beberapa jenis imunisasi dasar yang harus di berikan ke bayi yang baru lahir. Pada ayat 1 di sebutkan jenis vaksin yang wajib di berikan ke bayi yang baru lahir, yakni :
a. Bacillus Calmette Guerin (BCG);
b. Diphtheria Pertusis Tetanus-Hepatitis B (DPT-HB) atau
Diphtheria Pertusis Tetanus-Hepatitis B-Hemophilus Influenza
type B (DPT-HB-Hib);
c. Hepatitis B pada bayi baru lahir;
d. Polio; dan
e. Campak.

[Celebesnews.id]

Penulis : Simon Siagian

Comments are closed.

Check Also

2 Anak Terserang DBD, Warga Perumahan GPI Keluhkan Wabah Nyamuk

MANADO, 2 orang anak warga perumahan Griya Paniki Indah dilaporkan terserang Demam Berdara…