Home CAKRAWALA HUKUM Proses Evakuasi Jenazah Anggota Brimob Terkendala Cuaca

Proses Evakuasi Jenazah Anggota Brimob Terkendala Cuaca

0
0
2,411

Timika, Jenazah Brigadir Firman akan disemayamkan sementara di rumah orang tuanya yang beralamat di Jalan Elang, tepat di belakang Masjid Al Furqan, Kwamki Baru.

CELEBES NEWS – Proses evakuasi jenazah Brigadir Firman, anggota Brimob Detasemen B Polda Papua yang tewas akibat ditembak Kelompok Kriminal Bersenjata/KKB pada Rabu dini hari di Mil 69 Tembagapura ke Timika masih terkendala karena kondisi cuaca kabut.

Kabid Humas Polda Papua Kombes Polisi AM Kamal di Timika mengatakan, sedianya jenazah Brigadir Firman akan diterbangkan dengan helikopter dari Tembagaura ke Timika.

“Helikopter sudah disiapkan, cuma kondisi cuaca di Tembagapura lagi berkabut,” jelasnya, Rabu (15/11/2017)/

Kamal mengatakan ada kemungkinan evakuasi jenazah Brigadir Firman dilakukan melalui jalan darat.

Rencananya, jenazah Brigadir Firman akan disemayamkan sementara di rumah orang tuanya yang beralamat di Jalan Elang, tepat di belakang Masjid Al Furqan, Kwamki Baru.

“Jenazah almarhum Firman akan disemayamkan di rumah duka Jalan Elang Kwamki Baru Timika dan akan dimakamkan di TPU Islam, samping Mako Lanud Timika,” kata Kombes Kamal.

Almarhum Firman diketahui meninggalkan seorang isteri dan seorang anak yang masih kecil.

Isteri almarhum Firman, dr Santa Manangsang diketahui sedang mengandung dua bulan.
Sebelumnya, diberitakan seorang anggota Brimob Detasemen B Polda Papua Brigadir Polisi Firman gugur saat patroli penelusuran atau penyelidikan di perbukitan daerah mile 69 Tembagapura pada Rabu sekitar pukul 03.50 WIT.

Anggota Satgas Terpadu meninggal dunia saat patroli atau penyelidikan menelusuri perbukitan mile 69 oleh kelompok kejahatan bersenjata.
Berdasarkan berita dihimpun, kejadian berawal saat terjadi penembakan terhadap kendaraan patroli yang mengakibatkan seorang terluka pada paha bagian kanan,yakni Raden Totok Sahadewo di zona Tembagapura mile 69, Selasa (14/11) sekitar pukul 08.20 WIT.

Selanjutnya, tim Satgas Terpadu atau anggota Brimob Detasemen B Polda Papua patroli menelusuri perbukitan di mile 69 Tembagapura pada Rabu (15/11) sekitar pukul 03.50 WIT.

Saat itu terjadi kontak senjata yang dilakukan kelompok kejahatan bersenjata terhadap tim Satgas Terpadu tersebut.
Akibatnya, anggota Brimob Polda Papua Brigadir Firman meninggal dunia dengan luka tembak pada bagian punggung dan seorang anggota Brimob lainnya Brigadir Kepala (Bripka) Polisi Yongky Rumte terluka pada bagian punggung.[Celebesnews]

Penulis: Eddy

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Check Also

Anak Terjerat Narkoba, Walau Banyak Dukungan Polisi Akan Panggil Elvy Sukaesih

JAKARTA, Menyusul pemberitaan ketiga anak dan menantunya yang terjerat kasus narkoba akun …