Home CAKRAWALA Kepala BPS: Masih Ada Masalah Data Kependudukan di Indonesia

Kepala BPS: Masih Ada Masalah Data Kependudukan di Indonesia

0
0
2,329

Jakarta, Data jumlah penduduk masih memiliki dua versi, dari BPS dan Kemendagri.

CELEBES NEWS – Badan Pusat Statistik (BPS) telah menggelar sensus penduduk sebanyak enam kali, yakni pada 1961, 1971, 1980, 1990, 2000, dan 2010. Pada Sensus Penduduk 2010, populasi Indonesia secara de facto tercatat sebanyak 237 juta.

Dari hasil proyeksi penduduk, jumlah populasi di Indonesia akan mencapai 305 juta jiwa pada 2035.

“Kita semua tahu bahwa masih ada masalah dengan data kependudukan di Indonesia. Data kependudukan masih berasal dari dua sumber, dari BPS dan Kemendagri dari e-KTP,” ujar Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) ,Suhariyanto di sela sela acara Seminar International bertajuk mempersiapkan Sensus Penduduk 2020 di Jakarta, Selasa (14/11/2017).

Suhariyanto menambahkan data kependudukan kini berasal dari dua sumber yakni BPS dan Kemendagri. Sedangkan Sensus yang dilakukan setiap satu dekadenya,  sangat penting untuk pemetaan karena jumlah penduduk setiap tahunnya terus berubah.

Menurutnya, perbedaan konsep dan definisi penduduk yang digunakan oleh kedua instansi ini, menjadi salah satu penyebab kenapa masih adanya perbedaan. “Hal inilah yang akhirnya menimbulkan kebingungan di masyarakat dan pengguna data,” jelasnya.

Dia mengatakan, perbedaan ini harus diakhiri sehingga semua bisa data tunggal untuk buat kebijakan.

Dengan terselenggaranya Seminar International ini, ujar Suhariyanto, BPS mendapatkan formula yang cukup baik dalam melakukan sensus penduduk di 2020 nanti.

Suharyanto menuturkan, dalam pelaksanaannya, BPS akan menggandeng Kemendagri untuk melakukan data registrasi penduduk.
”Jadi kita saat ini melakukan seminar untuk mendapatkan input dari berbagai pihak supaya persiapan ke depan lebih matang,” jelasnya. [Celebesnews]

Penulis: Eddy

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Check Also

Wakapolda Maluku Dicopot, IPW: Hasanuddin Melanggar UU Polri

JAKARTA, Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW) Neta S Pane berharap sikap yang ditu…