Home CAKRAWALA HUKUM Jadi Atensi KPK RI, Kejari Manado Segera Tetapkan Tersangka Dugaan Korupsi PD Pasar

Jadi Atensi KPK RI, Kejari Manado Segera Tetapkan Tersangka Dugaan Korupsi PD Pasar

0
0
3,151

Manado, Dugaan tindak pidana korupsi yang terjadi di PD. Pasar Manado era kepemimpinan DS alias Didi memasuki episode baru dengan segera penetapan Tersangka.

CELEBES NEWS – Indikasi dugaan tindak pidana korupsi yang terjadi periode 2013-2014 di era kepemimpinan DS alias Didi tak lama lagi akan memasuki episode akhir.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kota Manado saat dikonfirmasi melalui Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasi Pidsus), Melly Suranta Ginting, SH menegaskan pihaknya tinggal menunggu hasil pemeriksaan dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Sulawesi Utara (Sulut).

“Dugaan tindak pidana korupsi PD. Pasar Manado tetap berjalan, tidak benar di endapkan Kejari. Kami sudah ekspos di BPKP dan saat ini kami hanya menunggu hasil audit BPKP berupa Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP),” jelas Ginting saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (14/11/2017) sore tadi.

Lanjut Ginting, pihaknya sudah dua kali menyurat ke pihak BPKP, yakni di tahun 2016 dan di tahun 2017, untuk meminta penjelasan hasil pemeriksaan BPKP.

“Kasus PD. Pasar ini mendapat atensi khusus dari pihak Kejati Sulut bahkan Komisi Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia (KPK RI). Saya sampai di supervisi KPK RI tahun 2017 ini,” beber Ginting lagi sambil menyeruput segelas kopi hitam.

Ginting mengakui, beberapa waktu lalu Kejari Manado sudah memanggil beberapa pihak untuk dimintai keterangan, diantaranya 7 orang Legislator Kota Manado dan 4 orang wartawan, termasuk Direksi PD. Pasar saat ini, yakni Direktur Utama PD. Pasar, Fery A. Keintjem.

Menurut Ginting, pihak Kejari Manado akan terus mengejar penyelesaian kasus yang sempat terkatung-katung ini.

Diketahui, kasus ini merebak saat digelar sidang di Pengadilan Negeri Manado (PN Manado) yang menyeret mantan Direktur Utama (Dirut) PD. Pasar, JK alias Kowaas yang dinyatakan bersalah dan divonis 1,6 tahun karena penyalahgunaan anggaran tahun 2012 – 2013.

Data yang diperoleh Celebesnews dari beberapa sumber, dugaan total dana yang tidak bisa dipertanggungjawabkan DS semasa memimpin PD. Pasar Manado sebesar Rp18.518.896.550. Dana tersebut yakni ;

1. Pendapatan 1 Januari-23 Agustus Tahun 2013 kegiatan harian pasar, jasa kebersihan, jasa listrik diperkirakan Rp 6.989.542.000.

2. Sewa ruangan, jasa kebersihan ruangan MCK diperkirakan Rp 438.993.600. Uang perikatan kontrak, sewa ruangan kios dan ruko Rp600.777.900.

3. Peminjaman ke pihak Bank BRI Rp1,2 Miliar.

4. Pendapatan 1 Januari-23 Agustus 2014, harian pasar, jasa kebersihan, jasa parkir, jasa listrik Rp 7.032.565.000.

4. Sewa ruangan, jasa kebersihan ruangan MCK Rp 468.222.950.

5. Dana Perikatan kontrak, sewa ruangan kios dan ruko Rp140.433.700.

6. Dana perikatan tahun 2013 dan tahun 2014 yang sudah ditagih tapi tidak disetorkan ke bagian keuangan Rp 1.648.361.400. [Celebesnews.id]

Penulis : Simon Siagian

Save

Save

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Check Also

Bocah SD, Bandar Narkoba di Makassar Buron

MAKASSAR, Seorang anak usia 14 tahun diamankan Polsek Tallo, Makassar setelah kedapatan me…