Home CAKRAWALA HUKUM AMPG Desak Polri Proses SPDP

AMPG Desak Polri Proses SPDP

0
0
2,528

Jakarta, Polri harus konsisten dan terus memproses hukum terkait SPDP pimpinan KPK.

CELEBES NEWS – Ketua Harian Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) Mustafa M Raja menyambangi Mabes Polri pada Senin guna mendesak agar Polri tetap profesional dalam menyidik kasus pembuatan surat palsu dan penyalahgunaan wewenang dengan terlapor Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agus Rahardjo dan Wakil Ketua KPK Saut Situmorang.

“Kami datang ke Mabes Polri untuk memastikan bahwa Polri harus konsisten dan terus memproses hukum terkait SPDP pimpinan KPK,” kata Mustafa.

Awalnya mereka hendak bertemu langsung dengan Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian untuk menyampaikan desakan mereka. Tetapi mereka tidak bisa menemui Kapolri karena Kapolri tengah berada di Ambon.

Pihaknya pun menyayangkan adanya komentar Presiden Joko Widodo yang meminta proses hukum terhadap pimpinan KPK dihentikan bila tidak ada bukti.

“Ada upaya publik membuat opini menyeret pimpinan nasional agar menghentikan. Ini sebuah framing, jangan dipotong-potong. Oleh karenanya kami minta polisi jangan ragu melanjutkan!” katanya.

Sebelumnya kuasa hukum Ketua DPR RI Setya Novanto, Sandy Kurniawan melaporkan dua pimpinan KPK dan sejumlah penyidik KPK ke Bareskrim Polri atas tuduhan melakukan tindak pidana membuat surat palsu atau memalsukan surat dan menggunakan surat palsu dan atau penyalahgunaan wewenang sebagaimana dimaksud dalam Pasal 263 KUHP jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP dan atau Pasal 421 KUHP.

Laporan tersebut terdaftar dengan nomor LP/1028/X/2017/Bareskrim tertanggal 9 Oktober 2017.

Surat yang dipermasalahkan adalah diterbitkannya surat larangan bepergian keluar negeri terhadap Setya Novanto pada 2 Oktober 2017 setelah adanya putusan praperadilan Nomor 97/pid/prap/2017 PN Jakarta Selatan tanggal 29 September 2017, yang dimenangkan oleh Setya Novanto. [Celebesnews]

Penulis: Ralian

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Check Also

SP3 Habib Rizieq, Presiden Jokowi: Itu Kewenangan Kapolri

JAKARTA, “Tanyakan pada penyidik atau Kapolri. Jadi nggak ada intervensi,” uja…