Home KOTA KOTA MANADO PEMKOT MANADO Ketemu Organda dan Supir Angkot, Wali Kota Akui Supir Tak Disiplin Penyebab Macet Manado

Ketemu Organda dan Supir Angkot, Wali Kota Akui Supir Tak Disiplin Penyebab Macet Manado

0
0
3,684

Manado, Wali Kota mengumpulkan para pelaku usaha transportasi angkutan kota, khususnya pemilik dan sopir mikrolet untuk mencari solusi mengatasi macet.

CELEBES NEWS – Kemacetan lalulintas di Kota Manado mendapat perhatian khusus dari Wali Kota Manado, DR Ir GS Vicky Lumentut SH MSi DEA. Hal yang menarik, orang nomor satu di kota Manado ini mengumpulkan pelaku usaha transportasi angkutan kota (angkot) khususnya pemilik dan sopir mikrolet untuk berdialog usai aktifitas olahraga bersepeda yang dilakoninya, Sabtu (11/11/2017) kemarin.

Dalam pertemuan di Kedai kopi dan Cafe Santiago, Kawasan Megamas Manado, Wali Kota menegaskan agar para pelaku usaha angkot harus menunjukan profesionalisme dengan meningkatkan pelayanan dan kenyamanan ke masyarakat pengguna transportasi.

“Budaya orang Manado selalu menginginkan sarana transportasi yang nyaman dan efisien. Mau tidak mau, suka atau tidak suka, angkot di Manado harus melakukan pembenahan pelayanan ke masyarakat. Apalagi, dengan kehadiran alternatif transportasi online, kita harus memikirkan bagaimana membuat masyarakat merasa nyaman naik angkot,” jelas Walikota didampingi Kepala Dinas Perhubungan Manado M Sofyan.

Menurutnya, Pemerintah Kota (Pemkot) Manado tetap terbuka dan terus memperhatikan kepentingan para pelaku usaha angkot. Termasuk berupaya mengatasi kemacetan serta merencanakan pembangunan terminal pusat pertemuan angkot semua jurusan. “Sebagai Walikota, saya sangat memperhatikan kepentingan semua pelaku transportasi di Kota Manado, termasuk sopir mikrolet yang ikut mendukung program pemerintah Kota Manado. Kedepan, kita akan bangun terminal buat angkot, juga akan ada terminal utama yang akan di bangun di Kalimas,” bebernya.

Terkait penataan lalu-lintas one way traffic, Wali Kota pilihan rakyat Manado itu, mengatakan pemberlakuan sistem one way traffic bukanlah salah satu penyebab kemacetan. Menurutnya, penyebab kemacetan diantaranya jumlah kenderaan yang lalu lalang di Manado tak sebanding dengan ruas jalan yang tersedia. Perilaku pengendara kendaraan yang tidak disiplin juga menjadi penyebabnya. “Dengan jumlah armada angkot yang mencapai 2.509 unit sekarang, kita akan tata arus lalu lintas di Kota Manado termasuk yang ada di pinggiran kota. One way bukan penyebab utama kemacetan, tapi kita akan kaji bersama. Apalagi, ruas jalan di Kota Manado yang tidak bertambah, tapi produksi kendaraan terus bertambah,” pungkas Wali Kota.

Hadir dalam dialog tersebut, Ketua Organisasi Angkutan Darat (Organda) Kota Manado Kaloh Moleong, para Ketua Basis se-Kota Manado serta sejumlah sopir mikro. [Celebesnews.id]

Penulis : Simon Siagian

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Check Also

Tinjau Rehabilitasi Pasar Pinasungkulan, Wali kota Tegur Pedagang

MANADO, Wali kota Manado menegur pedagang yang menjadikan proyek rehabilitasi pasar Pinasu…