Home CAKRAWALA POLITIK Hasil Survei Populi Center Jokowi Sulit Dikalahkan Prabowo

Hasil Survei Populi Center Jokowi Sulit Dikalahkan Prabowo

0
0
1,888

Jakarta,  Populi Center juga melakukan jajak pendapat lanjutan dengan menyodorkan dua nama saja, yakni Jokowi dan Prabowo. Hasilnya, elektabilitas Jokowi mencapai 56,7 persen, sedangkan Prabowo sebesar 31,9 persen.

CELEBES NEWS – Pemilihan Presiden akan digelar pada 2019, namun berbagai lembaga survey masih menyebut elektabilitas Presiden Joko Widodo masih belum terkejar dari berbagai tokoh. Bahkan elektabilitas  Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto pun masih jauh di bawah presiden yang beken disapa dengan panggilan Jokowi itu.

Berdasar survei terkini yang dilakukan Populi Center, elektabilitas Jokowi memang masih tertinggi. Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo yang belakangan santer disebut-sebut sebagai tokoh yang layak diusung untuk maju pada Pilpres 2019, sampai saat ini pun belum memiliki elektabilitas yang signifikan.

“Jokowi meraih tingkat elektabilitas sebesar 49,4 persen. Lalu disusul Prabowo Subianto 21,7 persen dan Panglima TNI Gatot Nurmantyo dua persen,” kata Direktur Populi Center Usep S Ahyar dalam paparan hasil surve di Jakarta, Kamis (2/11/2017).

Selanjutnya, di bawah Gatot ada nama Ketua Umum Perindo Hary Tanoesoedibjo dan Gubernur DKI Anies Baswedan yang sama-sama memiliki elektabilitas 0,7 persen. Sedangkan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) memiliki elektabilitas 0,6 persen.

Sejumlah nama juga muncul dalam survei itu. Namun, elektabilitasnya sangat rendah. Antara lain, Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri (0,4 persen), Jusuf Kalla (0,4 persen), Wiranto (0,3 persen) dan Ridwan Kamil (0,3 persen).

Lanjut Usep, elektabilitas Jokowi masih berada di puncak karena terdongkrak oleh tingkat kepuasan masyarakat terhadap kinerjanya selama ini dalam membangun infrastruktur, terutama di luar Pulau Jawa. Selain itu, ada program prorakyat seperti Kartu Indonesia Sehat (KIS), Kartu Indonesia Pintar (KIP) dan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) yang manfaatnya sangat dirasakan masyarakat.

Meski begitu, Usep menuturkan, basis pemilih Jokowi di Jawa ataupun luar Jawa hampir sama angkanya. Sementara basis pemilih Prabowo lebih banyak berasal dari Pulau Jawa.

Usep pun menegaskan, persentase pendukung Jokowi memang lebih tinggi dibanding Prabowo. “Baik dalam elektabilitas top of mind dan elektabilitas sembilan tokoh,” tuturnya.

Dia mengatakan,  juga melakukan survei tentang elektabilitas sembilan tokoh. Hasilnya, elektabilitas Jokowi mencapai 48,9 persen, disusul Prabowo (25,0 persen), Gatot Nurmantyo (4,1 persen) dan Anies Baswedan (3,4 persen).

Sosok Mahfud MD, lanjut Usep dengan 1,3 persen, Kapolri Jenderal Tito Karnavian (0,8 persen), Soekarwo (0,3 persen), Puan Maharani (0,3 persen) dan Zulkifli Hasan (0,2 persen).

“Populi Center juga melakukan jajak pendapat lanjutan dengan menyodorkan dua nama saja, yakni Jokowi dan Prabowo. Hasilnya, elektabilitas Jokowi mencapai 56,7 persen, sedangkan Prabowo sebesar 31,9 persen,”ujar Usep.

Usep menyebut, para pemilih Jokowi sebanyak 58,4 persen berada di pulau Jawa dan 54,5 persen di luar Jawa. Sementara Prabowo sebesar 29,3 persen di pulau Jawa dan 35,3 persen di luar pulau Jawa.

“Populi Center melakukan survei itu pada 19-26 Oktober 2017 terhadap 1.200 responden di 34 provinsi. Sedangkan margin of error survei Populi itu kurang lebih 2,8 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen,”ujarnya. [Celebesnews]

Penulis: Ralian

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Check Also

Lulung Mantap Pindah ke PAN, PPP: Harusnya Mundur dari DPRD

JAKARTA,”Jadi ya kita hormati saja pilihan Lulung jika memang harus pindah partai ka…