Home CAKRAWALA EKONOMI Angka Kemiskinan Turun, Ekonom Faisal Basri Sebut Rapor Jokowi Merah

Angka Kemiskinan Turun, Ekonom Faisal Basri Sebut Rapor Jokowi Merah

0
0
1,864

Jakarta, Angka pertumbuhan ekonomi sekitar 5,01 sementara tahun lalu 5,02.

CELEBES NEWS – Hasil kinerja Pemerintahan Presiden Joko Widodo di bidang ekonomi selama tiga tahun dinilai mengantongi rapor merah dalam membenahi perekonomian nasional.

Pengamat Ekonomi Faisal H Basri mengatakan, selama tiga tahun kepemimpinan Jokowi ternyata angka pertumbuhan ekonomi terus mengalami penurunan. Padahal di era sebelumnya, angka pertumbuhan ekonomi cukup stabil.

Faisal mengemukakan, pertumbuhan ekonomi Indonesia berada pada angka 5,01 persen. Sementara pada tahun lalu angka pertumbuhannya sebesar 5,02 persen.

“Yang perlu dikoreksi kenapa keseimbangan zaman pak Jokowi itu turun terus pertumbuhan ekonominya. Industri manufaktur juga ikut turun,” kata Faisal Jakarta, Sabtu (21/10/2017).

Akan tetapi, Faisal menyebut selama tiga tahun kepemimpinan Jokowi-JK, angka kemiskinan dan tingkat kesenjangan menurun, sejak September 2014, tingkat kemiskinan sebesar 10,96 persen.

Namun, lanjut Faisal, angkanya naik menjadi 11,22 persen pada Maret 2015. Kemudian kembali turun menjadi 11,13 persen di September 2015.

Angka itu bergerak ke level 10,86 persen di Maret 2016. Hingga September 2016 turun menjadi 10,7 persen.

Faisal menuturkan,saat ini jumlah penduduk miskin di Indonesia pada Maret 2017 sebanyak 27,77 juta orang atau 10,64 persen dari seluruh penduduk.

Sementara, lanjutnya, untuk ketimpangan pendapatan yang diukur dengan gini rasio juga mengalami penurunan menjadi 0,393 pada bulan Maret 2017, jika dibandingkan yang sebelumnya berada di posisi 0,394 pada periode yang sama tahun sebelumnya.

“Yang patut disyukuri dari jumlah orang miskin turun melambat. Kemudian ketimpangan juga sudah di bawah 0,4,”ujar Faisal. [Celebesnews]

Penulis: Ralian

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Check Also

Kecil, Dampak Perlemahan Rupiah Terhadap Inflasi

JAKARTA- Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo memastikan dampak pelemahan nilai tuka…