Home CAKRAWALA Warga Berharap Pemerintah Bijak Mengatur Transportasi Online

Warga Berharap Pemerintah Bijak Mengatur Transportasi Online

Comments Off on Warga Berharap Pemerintah Bijak Mengatur Transportasi Online
0
1,699

Jakarta, Aturan yang mengatur transportasi berbasis aplikasi telah dirangkum dalam Peraturan Menteri (Permen) Perhubungan No 32 tahun 2006 tentang Penyelenggaraan Angkutan Orang Dengan Kendaraan Bermotor Umum Tidak Dalam Trayek.

CELEBES NEWS – Transportasi umum dengan sistem “online” yang menjadi salah satu terobosan dalam pelayanan angkutan umum yang dapat menghemat waktu dan biaya penggunanya belum didukung penuh oleh pemerintah dalam pengoperasiannya.

“Transportasi online sangat dibutuhkan di zaman ini. Dulu kita harus naik angkot yang ‘ngetemnya’ berjam-jam dan membuat kita rugi waktu dan biaya. Pemerintah harus lebih tegas dalam memberikan peraturan operasinya agar tidak mengganggu angkutan lain,” kata salah satu pengguna transportasi online, Altha kepada Antara di Jakarta, Jumat.

Altha mengatakan merasa aman dan nyaman menggunakan transportasi online karena tidak harus susah-susah mencari dan pengemudinya juga ramah. Hal ini harus diperhatikan pemerintah agar transportasi online ini lebih tertib, rapi, dan mempunyai aturan yang jelas untuk mengaturnya.

“Ojek online juga memberi kenyamanan dan keamanan dalam perjalanannya. Pengemudinya memberikan rasa aman dan kesan yang ramah, jadi penumpang merasa nyaman untuk terus menggunakan transportasi online ini. Tapi yang harus diperhatikan adalah ketertiban, kerapian, dan aturan yang jelas agar angkutan online ini tidak membuat jalanan Bekasi tambah padat, tambah Altha.

Pengguna transportasi online lainnya, Marliani mengatakan masyarakat bebas memilih alat transportasi seperti apa yang ingin mereka gunakan, jika menggunakan yang berbasis aplikasi atau online pemerintah juga harus mendukung dan tidak berat ke salah satu pihak.

“Sebagai salah satu pengguna transportasi online, saya merasa berhak memilih angkutan seperti apa yang akan kita gunakan yang pasti yang membuat diri kita aman dan nyaman. Jadi, pemerintah tidak boleh mendukung sebelah pihak dan merugikan pihak lainnya,” kata Marliani ketika ditemui Antara di rumahnya di Bekasi.

Aturan yang mengatur transportasi berbasis aplikasi telah dirangkum dalam Peraturan Menteri (Permen) Perhubungan No 32 tahun 2006 tentang Penyelenggaraan Angkutan Orang Dengan Kendaraan Bermotor Umum Tidak Dalam Trayek. Peraturan ini sedang disusun kembali Kemenhub setelah Dinas Perhubungan Jawa Barat melarang transportasi online beroperasi.

Marliani berharap pemerintah harus lebih bijak dalam membuat peraturan atau menerapkan peraturan yang sudah ada yang harus dipikirkan baik dan buruknya untuk transportasi umum ataupun konvensional.

Altha juga berharap pemerintah harus lebih mendukung dan mengkaji ulang peraturan yang ada dan keuntungan maupun kerugian angkutan online bagi masyarakat agar negara kita bisa menjadi salah satu negara yang maju.

“Pemerintah harus mendukung serta mengkaji keuntungan dan kerugian angkutan online bagi masyarakat, dan ini bisa saja menjadikan Indonesia sebagai salah satu negara yang maju,”kata Altha. [celebesnews.id]

Penulis : Antara / Mona

Comments are closed.

Check Also

Oknum Polisi di Serang Ancam Culik Wartawan

CELEBES NEWS – Oknum Polisi di Kota Serang mengancam akan menculik seorang wartawan …