Home CAKRAWALA SOSIAL DAN BUDAYA Panglima TNI : Kearifan Lokal dan Budaya Daerah Harus Dimunculkan Kembali

Panglima TNI : Kearifan Lokal dan Budaya Daerah Harus Dimunculkan Kembali

0
0
2,134

Jakarta, Kearifan lokal yang dimiliki Indonesia  harus dimunculkan kembali karena bangsa ini bisa merdeka dengan kearifan lokal dan budaya daerah gotong-royong yang merupakan ciri khas Indonesia.

CELEBESNEWS – Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo mengatakan, saat ini kearifan lokal yang dimiliki Indonesia  harus dimunculkan kembali karena bangsa ini bisa merdeka dengan kearifan lokal dan budaya daerah gotong-royong yang merupakan ciri khas Indonesia.

Lebih lanjut Panglima TNI menjelaskan bahwa landasan Pancasila berasal dan digali dari agama, budaya daerah,  kearifan lokal Indonesia. Sejak selesainya perang dingin banyak bermunculan budaya hegemoni yang dibuat untuk menghancurkan budaya daerah yang telah lama berakar di bangsa Indonesia.

“Kearifan lokal, cerita sejarah dan budaya masing-masing daerah di Indonesia bisa diwujudkan melalui suatu pertunjukan wayang dan sosiodrama perjalanan sejarah. Oleh karena itu kita perlu mensosialisasikan kembali wayang ke masyarakat dengan konsep yang modern,” jelas  Gatot, pada acara syukuran sosiodrama Jenderal Soedirman dan Wayang NKRI yang bertempat di Balairung Jaya Suprana, Mall of Indonesia, Jakarta Utara, Kamis (12/10/2017) malam.

Dalam kesempatan tersebut, Panglima TNI mengatakan bahwa tujuan diselenggarakannya  sosiodrama sejarah perjuangan Panglima Besar Jenderal Soedirman adalah untuk menyampaikan tiga pesan moral kepada masyarakat, sehingga dapat dijadikan sebagai modal dalam berjuang guna mengisi kemerdekaan Indonesia.

“Tiga pesan moral dari Jenderal Soedirman yang bisa dipedomani dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari adalah selalu dalam keadaan suci dengan air wudhu, selalu tepat waktu dalam menjalankan sholat lima waktu dan melakukan segala kegiatan untuk kepentingan negara dengan tulus dan ikhlas,” ungkapnya.

Jenderal Gatot juga menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang tinggi kepada para insan seni dalam berperan pada sosiodrama dan wayang NKRI. “Ini merupakan kebanggaan bagi saya dapat bertatap muka dengan insan-insan seni yang luar biasa dan telah berperan dalam kegiatan tersebut sehingga dapat  menampilkan drama kolosal yang benar-benar luar biasa,” tutupnya.

Sebelum acara berakhir, Panglima TNI memberikan penghargaan sebagai wujud terima kasih kepada Jaya Suprana sebagai penggagas, Wawan Sofyan sebagai Sutradara, dan Ganang Priyambodo Soedirman sebagai pemeran utama Jenderal Soedirman dan Ibu Ayla sebagai perancang Wayang NKRI yang telah berhasil menyelenggarakan pagelaran Wayang NKRI dan Sosiodrama. (Celebesnews.id)

Penulis :Ralian

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Check Also

Ekspedisi NKRI 2017 Gelar Nikah Massal di Merauke

Merauke, Tujuan dilaksanakan kegiatan Nikah Massal ini untuk memenuhi persyaratan administ…