Home CAKRAWALA POLITIK Yorrys Raweyai Dicopot, Dua Jenderal Polisi dan TNI Masuk DPP Golkar, Ada APA?

Yorrys Raweyai Dicopot, Dua Jenderal Polisi dan TNI Masuk DPP Golkar, Ada APA?

0
0
2,277

Jakarta, Mantan Kabareskrim Polri Komnjen Pol (Purn). Anang Iskandar duduki jabatan Ketua Bidang Badan Penelitian dan Pengembangan. Sementara, mantan Sesmenko Letjen TNI (Purn) Eko Wiratmoko sebagai Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan Golkar menggantikan Yorrys Raweyai. Pergantian Yorry salah satunya dinilai tidak mengindahkan teguran DPP Partai Golkar.

CELEBESNEWS – Hasil Rapat Pleno DPP Partai, perombakan Partai Golkar bukan semakin ramping, sebaliknya malah semakin gemuk, dari 279 kepengurusan menjadi bertambah menjadi 301 orang.

Hasilnya penambahan kepengurusan di partai belambang pohon beringin itu, memasukan ke dalam kepengurusan DPP Partai Golkar, yakni mantan Kabareskrim Polri Komjen Pol (Purn) Anang Iskandar dan Mantan Sekretaris Kementerian Politik Hukun dan Keamanan (Sesmenko Polhukam) Letjen TNI (Purn) Eko Wiratmoko.

Celebesnews.id – Letjen (Purn) Eko Wiratmoko.IFoto: Istimewa

Diketahui hasil pleno DPP Partai Golkar mendapuk Anang sebagai Ketua Badan Penelitian dan Pengembangan Partai Golkar. Posisi itu merupakan jabatan baru dalam tubuh Golkar.

Tugas awal Anang adalah melengkapi kepengurusannya. Anang diminta berkoordinasi dengan Koordinator Bidang Kepartaian dan Koordinator Bidang Kajian Golkar untuk pembentukan pengurus di Balitbang Golkar.

Semenatara, Eko resmi menduduki jabatan sebagai Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan Golkar menggantikan Yorrys Raweyai.

“Ya ini kepercayaan, harus kita laksanakan dengan baik. Itu saja,” singkat Eko usai pleno di DPP Golkar, Slipi, Jakarta Barat, Rabu (11/10/2017).

Salah satu tugas Eko adalah menyeleksi calon legislatif yang akan diusung partai berlambang beringin. Ia mengaku tugas itu tidak mudah. “Tugas saya berat juga ini,”ucapnya.

Sementara, Sekretaris Jenderal DPP Parta Golkar Indrus Marham mengatakan, pembentukan Balitbang Partai Golkar telah menugaskan Partai Golkar mendapuk Anang Iskandar sebagai Ketua Litbang.

“Tentang pembentukan Badan Litbang Golkar dan telah menugaskan kepada saudara Komisaris Jenderal Purnawirawan Anang Iskandar sebagai ketua,” ungkap Idrus.

Terkait pencopotan Yorrys, Ketua Bidang Organisasi dan Daerah Golkar Freddy Latumahina menyebut ada sejumlah pertimbangan partai saat mengganti jabatan kader.

Pertama, kata dia, pengurus bisa dicopot dari jabatannya jika tiga bulan berturut-turut tidak aktif dalam partai. Lalu, pencopotan jabatan secara otomatis diberlakukan jika seorang kader pindah partai.

“Ketiga, seseorang yang sudah kena teguran, kemudian tindakan itu diulangi, dia akan mendapat penilaian,” kata Freddy.

Selain itu, kata Freddy, pergeseran pengurus dalam struktur kepartaian sangat lumrah terjadi. Seseorang bisa direposisi dari tempat satu ke tempat lain kapanpun sesuai kebijakan partai.

“Yang jelas itu kriteria yang dipakai ketua umum (mengganti pengurus) sebagaimana yang diamanatkan Rapimnas,” ungkapnya.[Celebesnews.id]

Penulis: Ralian

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Check Also

Ketua DPD Golkar Kalsel Bertekad Golkar Kalsel Menang dalam Pesta Demokrasi

Banjarmasin, Ketua Dewan Pimpinan Daerah Partai Golkar Kalimantan Selatan H Sahbirin Noor …