Home CAKRAWALA Gunung Sinabung ‘Batuk’ Lagi

Gunung Sinabung ‘Batuk’ Lagi

0
0
2,560

Karo, Gunung Sinabung di Kabupaten Karo Provinsi Sumatera Utara meletus lagi. Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho melalui rilisnya ke CelebesNews menjelaskan Gunung Sinabung meletus Kamis (12/10) dini hari tadi.

CELEBES NEWS – Menurut Sutopo, dari laporan Pos Pengamatan Gunung Sinabung Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) letusan dengan tinggi kolom abu vulkanik 2.000 meter yang diikuti awan panas guguran, dengan jarak luncur 1.500 meter ke arah Selatan dan 2.000 meter ke arah Timur – Tenggara.

Selain melontarkan abu vulkanik, letusan juga disertai dengan gempa guguran, lava pijar dan luncuran awan panas.

“Sinabung meletus Kamis dini hari (12/10/2017) pukul 02.45 Wib. Angin bertiup lemah-sedang ke arah Timur-Tenggara. Lama gempa erupsi 366  detik,” beber Sutopo.

Sebelumnya juga terjadi letusan pada 11/10/2017 pukul 10.51 Wib dengan tinggi kolom abu  vulkanik 1.500 meter, tambahnya. Angin bertiup lemah – sedang ke arah Timur-Tenggara. Lama gempa erupsi 333 detik. Hujan abu terjadi di beberapa desa di sekitar Gunung Sinabung, jelasnya lagi.

“Tidak ada korban jiwa dan penambahan jumlah pengungsi akibat letusan Gunung Sinabung. Masyarakat sudah terbiasa melihat letusan Gunung Sinabung karena sejak ditetapkan status Awas pada 02/06/2015 hampir setiap hari terjadi letusan. Desa-desa yang masuk dalam zona merah memang kosong. Ribuan jiwa masyarakat sudah mengungsi. Bahkan sebagian sudah direlokasi ke tempat yang lebih aman. Sebagian lagi menunggu relokasi,” ungkap Sutopo.

Celebesnews.id – Letusan Gunung Sinabung, Kamis (12/10/2017) dini hari tadi. | Foto : BNPB

Menurut Sutopo BNPB sendiri terus memberikan bantuan kepada pengungsi dan masyarakat sekitar Gunung Sinabung.

“BNPB telah menyalurkan bantuan dana siap pakai untuk penanganan pengungsi sejak 2013 hingga September 2017 mencapai Rp 321,6 milyar untuk bantuan anak sekolah, jaminan hidup, biaya listrik, air bersih, sewa jambur untuk tempat pengungsian, pembangunan sekolah darurat, MCK, tempat ibadah, sewa rumah, sewa lahan pertanian dan sebagainya,” jelasnya.

Menurut Sutopo, Bupati Karo menjadi penanggung jawab penanganan dampak letusan Gunung Sinabung dan pihak BNPB terus memberikan pendampingan dan bantuan.

Diketahui, aktivitas vulkanik Gunung Sinabung masih tetap tinggi. Belum terlihat tanda-tanda adanya penurunan aktivitas vulkanik. PVMBG terus melakukan pemantauan secara intensif. Tidak dapat diprediksikan kapan letusan berakhir.
Saat ini pemerintah menghimbau masyarakat dan pengunjung/wisatawan agar tidak beraktivitas dalam radius 3 km dari puncak, dan dalam jarak 7 km sektor Selatan – Tenggara, dalam jarak 6 km sektor Tenggara – Timur, serta dalam jarak 4 km sektor Utara – Timur Gunung Sinabung. Masyarakat yang bermukim dan beraktivitas dekat sungai – sungai yang berhulu di Gunung Sinabung agar tetap waspada terhadap ancaman bahaya lahar hujan.

Curah hujan juga diprediksi akan terus meningkat sehingga ancaman banjir lahar hujan juga meningkat. Dilaporkan telah terbentuk bendung alam di hulu Sungai Laborus. Masyarakat yang bermukim dan beraktivitas di sekitar hilir daerah aliran sungai Laborus dihimbau agar waspada karena bendungan ini dapat jebol karena tidak kuat menahan volume air sehingga mengakibatkan lahar/banjir bandang ke hilir. [CelebesNews.id]

Penulis : Simon Siagian

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Check Also

Teganya Anak Kecil Ini Ditinggalkan Pria Tak Dikenal

Jakarta – Saat ini petugas P3S telah membawa anak itu ke Panti Sosial Bina Insan Ban…