Home CAKRAWALA Panglima TNI : Jangan sampai para Perwira atau Jenderal aktif bermain politik

Panglima TNI : Jangan sampai para Perwira atau Jenderal aktif bermain politik

0
0
2,339

Bandung, Prajurit TNI dan Personel Polri harus solid dan jangan mau dimanfaatkan oleh politikus. Disamping itu, solid tidak harus dengan satu atap, tetapi bagaimana TNI dan Polri sesuai dengan fungsi dan visinya melaksanakan tugas dengan profesional dan saling mengisi kekosongan.

CELEBES NEWS – Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo menyampaikan TNI dan Polri merupakan tonggak penyangga tetap tegaknya Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).  Oleh sebab itu, Prajurit TNI dan Personel Polri harus solid dan jangan mau dimanfaatkan oleh politikus.

Celebesnews.id – Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo, memberikan pembekalan kepada 951 Perwira Siswa (Pasis) | Foto : Dok Puspen TNI

Demikian disampaikan Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo saat memberikan pembekalan kepada 951 Perwira Siswa (Pasis), terdiri atas 138 Pasis Sesko TNI, 61 Pasis Sespim TI, 272 Pasis Sesko AD, 122 Pasis Sesko AL, 100 Pasis Sesko AU dan 258 Pasis Sespimmen, dengan tema “Melalui Program Kegiatan Bersama (PKB)  Kejuangan, TNI dan Polri

Bertekad Memantabkan Kembali Integritas, Stabilitas Dan Ketahanan Nasional Dalam Rangka Menegakkan Kedaulatan Dan Mempertahankan Keutuhan NKRI” di Gedung Soedirman Secapaad, Bandung, Jawa Barat, Selasa (10/10/2017).

Selanjutnya Panglima TNI menjelaskan bahwa solid tidak harus dengan satu atap, tetapi bagaimana TNI dan Polri sesuai dengan fungsi dan visinya melaksanakan tugas dengan profesional dan saling mengisi kekosongan.

“Tugas TNI adalah menjaga dan mempertahankan kedaulatan NKRI harus pakai senjata, sedangkan Polisi tugasnya menjaga Kamtibmas dan penegakan hukum serta melindungi masyarakat,” jelas Jenderal Gatot.

Panglima TNI juga menegaskan, bahwa TNI dan Polri harus bebas dari politik praktis, dan jangan sampai ada anggota TNI maupun Polri yang terlibat langsung maupun tidak langsung dari urusan perpolitikan.

“Politik TNI dan Polri adalah Politik Negara yang berurusan dengan kedaulatan, keamanan negara dan bangsa Indonesia,” katanya.

Menurutnya, TNI dan Polri adalah dua institusi yang mengawal berjalannya mekanisme demokrasi dengan aman dan damai.  “Jangan sampai para Perwira atau Jenderal aktif bermain politik,” jelasnya.

Mengakhiri ceramahnya, Panglima TNI berpesan kepada para Perwira Siswa jangan sampai TNI dan Polri diadu domba.  “Wujudkan Indonesia sebagai bangsa pemenang, dengan kata kunci TNI dan Polri harus Solid,” pungkasnya. [Celebesnews.id]

Penulis: Ralian

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Check Also

Inilah Pemenang Lomba Bahasa dan Sastra Indonesia Tingkat SMP/MTs se-Kabupaten Kotim

Sampit, Kepala Dinas Pendidikan Kotawaringin Timur (Disdik Kotim)  dan Panitia Lomba Bahas…